BAB 18

1625 Kata

Entah sudah berapa kali aku mengucap kata “Terima kasih.” kepada Dion yang menyelamatkanku dari cengkraman cowok psikopat itu. Dion hanya menjawab, “Sudah kewajibanku Van menolong kamu.” “Dion, terima kasih.” Dion membungkamku dengan jari telunjuknya yang diletakkan tepat di tengah bibir. Aku mengatupkan bibir rapat-rapat. “Aku sudah bilang berapa kali, tidak usah bilang terima kasih lagi. Aku cuma melakukan apa yang harus aku lakukan di saat itu.” Aku melempar senyum untuknya. Cowok ini memang mengaggumkan. Aku semakin menyukainya, mencintainya, mengagguminya dan menginginkannya... “Jangan menatapku seperti itu.” Dion membuatku tersipu malu karena menatapnya dengan kekaguman. “Hehehe,” Aku cuma bisa tertawa garing. Semoga Dion mengartikan arti tatapan itu dan menyatakan kalau ia ju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN