"Sofia, bagaimana menurut mu jika daddy buka anak cabang di Indonesia?" Warner bertanya sambil sesekali menyesap kopi di pagi hari, buatan istrinya. Sofia yang mulanya sedang asik menggulirkan jarinya di atas layar ponsel, lantas mendongak. Menatap Warner yang sesekali menatapnya di sela ia membaca koran. "Hm, boleh juga. Tapi menurutku, jika daddy ingin buka cabang perusahaan di Indonesia, lebih baik daddy membuka cabang Cruz Entertaiment. Karena disana, untuk perusahaan bidang teknologi dan juga perumahan sudah banyak. Apalagi di Jakarta. Biaya lahannya sangat mahal per meternya. Jadi saran Sofia daddy membuka cabang bidang enternainer sekaligus perfilman. Sofia jamin akan laris!" Jelas Sofia panjang lebar. Warner menutup korannya, dan terdiam sebentar, seolah berfikir. Kemudian kepa

