Baru kali ini aku mendengar ibu berteriak memanggilku. Biasanya beliau tidak perduli dengan aktifitasku. Entah aku bangun kesiangan atau tidak, beliau selalu cuek dan tidak pernah menegurku sekalipun selama aku tinggal di sini. Waktu sudah menunjukkan pukul 05.30, pantas ibu membangunkan aku. Mimpi semalam seperti nyata, bayangan mas Rudi, mas Yudi silih berganti memenuhi pikiranku sekarang. Apa yang sesungguhnya terjadi denganku? Benarkan pelet itu ada? Buat apa mereka melakukannya? Kulihat ruang tamu masih berantakan. Sedih melihatnya, ruangan yang masih berlantai semen kelihatan kotor dengan sampah makanan yang berserakan. Piring bekas gorengan, juga masih ada di meja dengan sisa gorengan beberapa potong. Tidak ada orang yang duduk di sana, hanya kucing yang menjilat makanan sisa di

