Kania dan Daffa

1007 Kata

Di lain tempat di waktu yang sama, Langit sedang berjalan menuju kos Kania. Ia ingin mengantar makanan untuk Kania makanan. Langit menyukai Kania, ia pernah menembak Kania sekali tapi ditolak oleh Kania dengan alasan ia ingin fokus kuliah saja kerena takut kehilangan beasiswanya. “Kania pasti suka gue bawain makanan kesukaannya,” batin Langit “Gawat ada Bang Langit,” batin Kania melihat dari kejauhan ada mobil langit terparkir di depan kosnya. Ia berpikir keras berusha mencari cara agar tak bertemu langit. “Ayo Kania berpikir, jangan sampai langit tau hubungannku dan Pak Daffa,” batin Kania lagi, ia tak ingin orang-orang tau hubungannya dan Daffa. Bisa-bisa ia tak bisa hidup damai di kampus jika ada yang tau. “Pak, kita ke rumah Bunda saja gimana?” tanya Kania, untuk pertama kali ia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN