Permintaan cerai Seira benar-benar di luar dugaan. Roni senang akhirnya bisa menemukan istrinya. Tanpa diduga wanita itu malah hidup tenang bersama pria yang hampir membunuh suaminya sendiri. Dia ingin melaporkan kasus pembunuhan itu ke polisi tapi masalahnya, Seira akan terseret ke penjara karena dia yang menyewa pembunuh itu. Alasan Seira tidak masuk akal. Dia cemburu pada Hania. Roni tidak bisa meninggalkan Tedy. Sejak anak itu lahir, dia terus saja memantau tumbuh besarnya. Dia sudah menganggap bocah itu sebagai anak sendiri. Terlebih Seira belum bisa memberi keinginan terbesarnya yaitu seorang anak. Pintu kamar terbuka. Roni menoleh. Seorang bocah muncul di balik pintu sambil memanggil Papa. Dia t datang tidak sendiri. "Maaf, Mas, aku sudah melarang Tedy datang tapi dia tidak mau

