Hari ini pabrik mulai beroperasi. Acara pembukaan sudah selesai. Delicious Coffee' resmi jadi merek dagang. Ini melegakan setelah lebih dari empat bulan mengurus semua itu. Tidak disangka Sarah datang bersama Marthin dalam acara pembukaan. "Mbak Seira hebat, bisa merintis semua ini," ujar Sarah ketika kami bersalaman. "Bukan aku tapi Mister X," ujarku sambil tersenyum. "Tetap saja, Mbak Seira yang paling banyak bekerja kata Mister X. Oh ya, bagaimana perkembangan hubungan kalian?" Aku bingung untuk menjawab pertanyaan Sarah. Tidak ada yang berubah dari hubungan kami. Hanya rekan kerja. Di luar itu, hanya fathner seks. Kami melakukannya karena sama-sama menginginkan. Tidak pernah ada ungkapan cinta atau sejenisnya yang mempertegas hubungan. "Tidak ada yang berubah," ujarku. "Dasar pri

