" nanti kalauu Rafka sudah selesai dikamar dia akan keluar sendiri " jawab nenek Rafka
" Hani bantu nyiapin piringnya ya nek ! "
" nggak usah Hani, gpp duduk saja ".
" jangan gitu donk nek , Hani seneng kok bantu bantu " Hani mulai menata piring dan sendok di meja makan
" ya sudah ayoo duduk kita makan ! " ucap sang nenek
" Rafka beneran nggak dipanggil nek , ? atau kita tunggu Rafka bentar aja "
" Rafka ayoo makan ! " sang nenek memanggil Rafka , entah Rafka mendengar nya atau tidak
" sudah gpp , sini nenek ambilin kamu mau makan yang mana Hani ? "
" Hani ambil sendiri aja nek "
" loohhh pada makan kok gak ngajak Rafka sih " Rafka datang kemeja ruang makan
" sudah cepetan duduk dan kita mulai makan ! " jawab sang nenek
" sini Hani ambilin , " Hani mengambilkan nasi goreng dan ayam koleke pada piring Rafka
" gak usah sok baik Hani didepan nenek ! " Rafka mencoba menggoda Hani
" ihh kan nek bener kan apa kata Hani , Rafka nyebelin " ucapan Hani yang seperti mengadu pada nenek Rafka
" Rafka jangan gitu , sejak kapan kamu suka godain orang? biasa nya kamu itu cuek, kaku sekali kalau sama orang "
" looo kok nenek malah belain Hani sih , kan Rafka yang cucu nenek " jawab Rafka
" nenek mau cucu juga seperti Hani , nenek kan belom punya cucu cewe , ya Hani yaaa mau jadi cucu nenek ? "
" Hani seneng malah kalau Hani dianggap cucu sama nenek " ucap Hani dengan ekspresi sangat
" nenek apaan tiba tiba punya cucu angkat , kan Rafka cuma mau kenalin Hani sama nenek gitu aja , kok malah diangkat jadi cucu ? "
" terserah nenek donk , " ucap sang nenek
" nenek belum tau aja kalau Hani bawel , hahahahaha " Rafka terkekeh
" tuh kan nek , Rafka mulai lagi nyebelinnya " ucap Hani
" Rafka sudah jangan goda Hani trus , ayoo makan "
" nek ini nasi goreng masakan nenek sendiri ? " tanya Hani pada nenek Rafka
" iya Hani kenapa ? "
" ini seperti buatan mama Hani nek , kapan kapan boleh donk nek Hani diajarin masak nasi goreng !
jadi kalau Hani kangen sama nasi goreng bikinan mama Hani bisa masak sendiri "
" iya Hani , makanya kamu sering sering main kesini yaa ! nanti kita masak bareng bareng " ucap nenek
" Hani tersenyum " .
Rafka seperti sangat senang karena Hani dan nenek nya cepat sekali akrab.
Rafka tak menyangka Hani bisa cepat sekali mencuri perhatian nenek nya. Rafka sangat tau sang nenek tidak lah semudah itu akrab dengan orang.
- - - _ _
" s**l , rencana gue gagal buat bisa pulang bareng sama Hani , gue harus cara lain " gumam Rangga
Dia sedang sangat kesal karena rencananya untuk pulang bareng Hani gagal . Dia lah yang membuat Ban motor Rafka kempes , dia sudah mengatur strategi tadi tapi untunglah rencana nya tak sesuai harapan nya.
" kita cari cara lain ngga ! " ucap mika
iya mika sedang bersama Rangga di sebuah Cafe , Rangga merencanakan strategi tadi itu dibantu oleh mika.
" loe udah nemu cara lain mik ? " tanya Rangga
" tentu "
, ". swsjsb ebdh dbgsh sjs jskk sksks sksk skksw we swsksk " suara mika membisik kan rencana nya pada rangga
" oke kita coba cara itu , thanks ya mik dah bantu gue ! " ucap Rangga
" iyaa " jawab mika
--__
ilham sedang memikirkan sesuatu setelah Rafka mereka menelponnya tadi. dia akan mencari tau siapa yang sudah membuat ban motor Rafka kempes.
dia akan bergegas menuju ke sekolah sekarang juga, toh Disekolah biasa nya ada kegiatan pramuka kalau hari jumat sore. jadi aku gak akan terlihat sendiri an disekolah.
dia berencana akan menemui satpam dan meminta memutar rekaman CCTV area parkir. karena saat Rafka menelponnya bercerita kalo ban nya kempes sewaktu pulang sekolah ilham merasa ada yang aneh. Ban Rafka masih dalam kondisi bagus dan Rafka selalu merawat motornya, Rafka pasti selalu nge cek motor nya sebelum dia pakai. ini hanya kempes bukan bocor, jadi ilham fikir ini aneh.
disekolah para siswa siswi kelas satu sedang melakukan kegiatan pramuka. itu adalah salah satu extra yang wajib diikuti semua murid kelas satu. kalau sudah naik ke kelas dua, itu bisa jadi pembina pramuka kalau berminat. karena kelas 2 sudah tidak wajib mengikuti kegiatan pramuka.
--_
Hani sedang mencuci piring di dapur rumah Rafka. nenek Rafka sudah melarang sebenarnya tapi Hani kekek mau mencuci piring.
sedangkan Rafka sedang mengobrol dengan Rafka di depan TV.
" nenek senang tidak kenal dengan Hani? " tanya Rafka
" tentu, jaga dia ya,! dia anak yg manis, dia baik, sopan, ceria." jawab sang nenek
" tapi Hani dan Rafka belum jadian nek " ucap Rafka
" oh yaa!, tapi kok dia mau kamu bawa kesini ketemu nenek? " tanya sang nenek
" tadi Rafka nggak bilang kalau mau ketemu nenek, tapi Rafka sudah izin ke kakak nya Hani nek " jawab Rafka
" entah lah terserah kamu mau temenan atau pacaran, pokoknya jaga dia lindungi dia, nenek akan sangat senang kalau dia sering main kesini " jelas sang nenek
" iya nek " jawab Rafka
Hani sudah selesai cuci piring.
" em mbk kamar mandi dimana ya ? Hani mau ke kamar mandi " tanya Hani sama mbk yang bantu dirumah Rafka
" mari non saya antar! " jawab mbk lalu berjalan menunjukkan jalan ke kamar Mandi
" makasih ya mbak! " ucap Hani
" iya non sama sama " jawab mbk
" waw kamar mandi nya, emang bener rumah ini nuansa rumah desa zaman dulu nya kerasa banget, tapi ini tapi sekali bagus sekali setiap tatanan rumah nya " gumam hani yng sedang berada dalam kamar mandi
selesai di kamar mandi Hani menuju ruang TV.
" Hani sudah selesai cuci piring nya? " tanya nenek Rafka
" sudah nek, Hani barusan dari kamar mandi, " jawab Hani
" keliling lah dirumah ini, lihat setiap sudutnya agar kamu tak asing dengan rumah ini ,! " ucap nenek
" oh ya, Hani boleh keliling rumah ini nek ? " tanya Hani pada nenek Rafka
" tentu boleh, rumah ini kalau dari depan mungkin terlihat seperti cuma satu lantai, tapi sbenarnya rumah ini ada dua lantai dan ada rooftop nya!,
Rafka ajak Hani keliling rumah ini,! nenek ingin istirahat dikamar dulu ya, " perintah sang nenek
" iya nek "
" mau Hani antar ke kamar nek ? " tanya Hani
" tidak usah Hani, kamar nenek disebelah sini dekat kan "
nenek berjalan menuju kamar nya yang tak jauh dari ruang TV
" selamat istirahat nenek " ucap Hani
" ayok kita keliling rumah! pasti kamu penasaran gimana rumah ini seutuh nya " Rafka mengajak Hani keliling rumah
Dimulai dari ruang tamu, ada kursi dari kayu seperti zaman dulu tapi sudah di plitur dengan bagus. hiasan dinding dan juga foto keluarga ada disini.
" Rafka Hani boleh tau siapa yang ada di foto ini ? " sambil menunjuk foto keluarga yang diambil didepan rumah ini
",ini foto 2 tahun lalu, waktu gue masih SMP. ini kakek dan nenek, ini om ini bude, dan ini mama papa gue, dan ini adek gue " jelas Rafka
",ternyata loe punya adek Raf ? " tanya Hani
" iya, punya. "
" lalu dimana dia tinggal? dia bersama orang tua mu ? " tanya Hani
" iya dia tinggal bersama orang tua ku, aku memang dari kecil bersama nenek dan Kakek tinggal disini. " jawab Rafka
meraka berdua berjalan masuk melewati ruang TV dan ada kamar nenek, ada lagi 2 kamar untuk anak anak nenek jika menginap dibelakang ruang TV ada sekat ada pintu menuju keluar, ternyata itu adalah teras samping rumah,. jadi Halaman rumah di depan ada trs disamping juga Ada, hanya tersekst oleh garasi.
nenek juga pecinta tanaman dan bunga bunga.
lalu kembali masuk, disamping kamar nenek ada tangga menuju lantai dua. dilantai dua juga ada tiga kamar tidur.
salah satu nya adalah kamar Rafka.
di lantai dua ini juga ada ruang TV lalu ada tangga lagi menuju rooftop.
" kita ke rooftop ya! " ucap Rafka
" oke, " jawab Hani
" waahhh siapa sangka dibalik pohon besar didepan rumah ini ada rooftop. bisa liat bayangan gunung dari sini, " Hani terlihat senang
" kalau malam hari, lampu kota disana bersinar seperti bintang " ucap Rafka sambil menunjuk suatu arah
" oh ya, pasti sangat indah. seperti sedang berada di puncak gunung " ucap Hani
"caku sering duduk disini saat malam " ucap Rafka
" sendiri aja ? " tanya Hani
" iya donk, nenek jarang sekali kesini. karna naik tangga ke rooftop cukup membuat nya capek, tanaman yang ada disini aku yang menyiram, kadang kadang mbak yang bantu bantu nenek "
" oh ya, kenapa dari depan tidak terlihat kalau rumah ini berlantai 2, dan ada rooftop nya? " tabya Hani
" karena bangunan asli rumah ini yang paling depan itu atap nya cukup tinggi, dan bangunan belakang ini disatulan dengan rumah depan, jadi emang alm kakek sengaja tidak memperlihatkan kalau rumah ini itu ada dua lantai " jelas Rafka.
" enak banget disini, anginnya sepoy sepoy, " ucap Hani
" kamu suka? " tanya Rafka
" iya, aku suka berada dirumah ini, terlihat sederhana dari depan, dan juga terlihat sekali bangunan tua, yang mungkin sekarang jarang dijumpai " jawab hani
" sering sering lah datang ke sini Han! nenek ku sangat menyukai mu " ucap Rafka sambil memegang tangan Hani
dan terjadi lagi. d**a Hani berdebar begitu cepat. Hani hanya menatap mata Rafka yang juga sedang menatap nya. Hani tak bisa berkata apa apa, dia sangat gugup.
" kamu mau kan sering datang kesini? " tanya Rafka lagi
" iya tapi kamu jangan nyebelin donk, jangan ajakin aku berantem trus! " jawab Hani lalu memalingkan mukanya supaya tak terlihat gugup oleh Rafka
" apa sebegitu nyebelinnya aku dimata kamu Hani? "
tanya Rafka
" ya pokok nya gitulah, ayoo ajakin aku kemana lagi dirumah kamu ini! '' ucap Hani
" ayook kita turun! " ajak Rafka
Hani mengikuti Rafka turun.
dilantai dua Rafka membuka pintu salah satu kamar.
" ayo masuk ! " ajak Rafka
" ini ruangan apa? " tanya Hani
" ini kamarku, udah yuk masuk! " Rafka mengajak Hani masuk ke kamar nya
" enggak enggak Hani gak boleh masuk Raf , " Hani menolak masuk kedalam kamar Rafka
" looh kenapa Hani ? " tanya Rafka
" enggak boleh Raf " ucao Hani
" Hani apa kamu berfikir aku akan melakukan hal yang tidak tidak padamu? Hani aku tak akan seperti itu, aku hanya ingin menunjukkan kamar ku padamu! " jelas Rafka pada Hani
" kamu janji gak akan ngapa ngapain ! " ucap Hani
" iya Hani, aku bukan orang seperti itu " ucap Rafka
Hani melangkah lan kaki nya, masuk kedalam kamar Rafka. Didalam kamar Rafka terlihat ada beberapa gitar dan bass.
" kamu koleksi gitar ? " tanya Hani
"eh enggak, " jawab Rafka
" kok banyak banget gitar nya, " ucao Hani
" aku suka musik Hani, gitar itu kado Ultah untuk ku dari alm kakek ku, ada juga yang aku beli sendiri " ucap Rafka
" kamu sangat dekat dengan kakek mu? " tanya Hani
" cukuplah dekat, bahkan aku lebih dekat dengan kakek nenek ku dibanding dengan orang tua ku. aku juga belajar ilmu pencak silat dari kakek ku." jawab Rafka
" makanya waktu aku lihat kamu nonjok perut kak riko dia langsung kesakitan, ternyata kamu belajar pencak silat " tanya Hani
" aku sudah diajari pencak silat sejak aku masih duduk di bangku sekolah SD " ucap Rafka
" trus siapa yang ngajarin kamu main musik ?, kamu cukup mahir memainkan gitar, " tanya Hani
" awalnya coba coba memainkan gitar punya om ku waktu masih SD, kakek sama nenek tau kalau aku sangat suka main gitar, akirnya waktu aku kelas 5 SD nenek mendaftarkan ku les main gitar " jelas Rafka
" ajari aku donk Raf! " ucap Hani
" beneran mau belajar, ? tanya Rafka
" iyaa, kamu mau ngajarin aku ? "
" kamu harus menghafal kunci gitar, sini liat aku kasih contoh. " hani dan Rafka duduk di sofa yang ada dikamar Rafka
" Gitar punya kunci yaa? " tanya hani dengan polos nya
" kunci kayak gini looh maksud aku.. . .
Rafka mengajari Hani dengan kunci gitar. Hani cukup cerdas untuk menangkap semua yang diajarkan Rafka.
mereka berdua bahkan menyanyikan lagu bersama.
__-
Rangga sedang bersama satpam sekolah, dia meminta izin untuk melihat rekaman CCTV untuk area parkir hari ini. satpam sempat tak mengizinkan, tapi setelah Rangga memberikan alasan yang tepat akirnya satpam memutarkan rekaman video CCTV hari ini.
setelah mengamati beberapa video Rangga menemukan sesuatu. yang membuat nya kaget adalah itu Rangga. Rangga yang mengempes ban motor Rafka. kenapa rangga melakukan itu?
" ini harus dilaporkan guru BK " ucap pak satpam
" saya boleh minta tolong pak ! "ucap ilham
" minta tolong apa ? " tanya pak satpam
" jangan sampai ada anak anak lain yang tau tentang Hal ini,! sebenarnya saya tak ingin ini sampai ke guru BK pak, ingin menyelesaikan ini secara pribadi dengan Rangga " jelas ilham
" tapi aturannya guru BK harus tau ham, ini ngerjain temen, bagaimana kalau waktu ban nya kempes dan gak sadar trus akan terjadi kecelakaan " jelas pak satpam
ilham diam sejenak untuk berfikir bagaimana baiknya, meraba raba kenapa Rangga melakukan Hal itu. ilham juga mengirim itu Rafka pesan, tapi nggak di bls oleh Rafka.
ilham berfikir mungkin kata rere bener kalobtangga suka sama Hani, jadi dia nglakuin ini karna gk suka hani dekat dekat dengan Rafka
ilham mencoba menghubungi rere.
" hallo ilham ada apa? " suara rere dari seberang telepon
" loe harus bantu gue re, gue bingung banget harus gimana " ucap ilham
" kenapa ham, crita aja! "
" oke kamu dengerin ini baik baik ya,! dan jawab pertanyaan ku tanpa ada yang kamu sembunyikan! " ucap ilham
" iya ham, "
" menurut loe Rangga itu orang nya gimana? " ilham memulai pembicaraan nya
" Rangga baik, dia juga anak yang pintar "
" loe pernah bilang kayak nya rangga suka sama Hani, apa itu mungkin? " tanya ilham
" iya dari waktu kita masih SMP dah kenal sama rangga, dia emang terlihat caper ke hani, tapi sampai sekarang nggak pernah bilang ke hani kalau dia suka sama Hani.
tapi Hani bilang beberapa kali rangga dateng kerumah Hani untuk ngasih makanan, chat nya juga perhatian gitu "
" fix berrti emang rangga suka sama Hani "
" kenapa sih Ham? gue penasaran "
" kalo urusan gue dah selesai gue bakal cerita ke loe re, sekarang gue urus sesuatu dulu, makasih info nya yaa! " ucap Ilham
" awas aja kalo gk cerita " ancam rere
" pasti gue cerita, dah dulu ya re. bye " mengakiri panggilannya
" bye "
kini ilham akan berbicara pada satpam, jika masalah ini benar benar sampai ke guru BK tidak ada satu orang pun yang tau. karena Rafka pasti tak akan suka.
" pak tolong ya jangan sampai ada anak lain yang tau tentang ini, " ucap ilham pada pak satpam
" ini akan jadi urusan guru BK ham, jadi pak satpam hanya melaporkan tindakan nya saja, yang memproses tetap guru BK " jelas pak satpam
" oke kalo gitu saya minta tolong jika Guru BK sudah tau tentang hal ini, tolong pak sampaikan ke guru BK kita akan menyelesaikan ini baik baik, dan jangan sampe anak anak sekolah sini tau, " ilham memohon bantuan pada pak satpam
" baik akan saya sampaikan pada guru BK " ucap pak satpam
" kalau gitu saya pamit pulang y pak !, Terima kasih banyak! "
" ya sama sama "
ilham rasa harus menemui Rafka, tapi Rafka sedang bersama Hani. jadi ilham memutuskan untuk pulang ke rumah dahulu, baru nanti malam akan menemui Rafka.
-_
Begitu sulit lupakan kamu
apalagi kamu baik
begitu susah cari gantinya
cukup dikenang saja
itulah salah satu lagi yang dinyanyikan Rafka bersama dengan Hani. mumpung akur yaa jadi nyanyi bareng, nanti kalo Rafka mulai jahil godain Hani ya Hani akan ngomel ngomel hehehe.
" Rafka udah sore banget nih, yuukk anter Hani pulang ! " ucap Hani pada Rafka
" yaa sebentar aku ke kamar mandi dulu kamu tunggu sini aja " Rafka masuk kamar mandi
Hani melihat lihat meja belajar Rafka. buku tersusun sangat Rapi, seperti tak pernah disentuh. Hani melihat selembar foto pemandangan pegunungan yang ditempel diatas meja belajar tersebut. ada tulisan nya disana
Raf. M.A
" seperti pernah melihat tulisan ini, juga pemandangan pegunungan ini, tapi dimana ya " gumam Hani lirih
Hani mencoba mengingat ingat, lalu dia membuka ponsel nya. Hani melihat di akun social media milik nya, mencari tulisan tersebut kakaknya pernah terlihat di sosmed nyaa. dia terus mencari. dan ketemu lah nama sebuah akun yang Hani follow dan dia juga ngefollow.
Hani membuka buka beberapa foto diakun tersebut. yaaa ada salah satu nya adalah sama persis dengan foto pemandangan pegunungan yang ditempel diatas meja belajar Rafka.Hani melihat foto lain foto anak laki laki yang diambil dari belakang mengenakan hadir bewarna hitam, dan di pojok kanan atas bagian belakang juga ada tulisan Raf. M. A dengan ukuran cukup kecil, hani harus men zoom foto tersebut agar tulisan bisa terlihat dengan jelas.
" akun siapa ini apa ini kaun Rafka? " gumam Hani
Rafka keluar dari kamar mandi.
" maaf ya agak lama,! aku habis mandi sekalian ." ucap Rafka
" iya gpp , " jawab Hani
" kamu ngapain han ? " tanya Rafka pada Hani
" aku liat foto ini tadi, indah ya pegunungan nya " jawab Hani sambil menunjuk kerah foto pemandangan pegunungan diatas meja belajar Rafka
" oh itu iya pegunungan memang sangat indah " tambah Rafka
" kamu sendiri yang mengambil foto ini Rafka ? " tanya Hani
" iya, iseng iseng aja, karena menurut ku ini foto bagus jadi aku cetak " jawab Rafka sambil mengenakan hadir warna hitam miliknya
Hani langsung teringat oleh foto tadi, anak laki laki laki hodie hitam. Hani bergegas mendekat pada Rafka. membuat Rafka sangat gugup. Hani memutari badan Rafka yang berdiri tegap.
" Hani kamu ngapain ? " tanya Rafka sedikit gugup melihat tatapan Hani
Hani berhenti tepat dibelakang Rafka. dan melihat ada tulisan Rafka. M. A di hodie yang dikenakan Rafka. dia membuka kembali foto yang ada di akun sosmed tadi.
dan iya itu sama. benar benar sama.
",berarti ini akun milik kamu Rafka ? " tanya Hani pada Rafka
" akun, akun "
Rafka langsung teringat dengan aku sosmed nya, yang Hani gak tau kalau itu dia. Rafka terlihat gugup melihat ekspresi wajah Hani.
" Rafka jawab ini akun punya mu ? " Hani mengulang pertanyaannya
" huh," Rafka menghela Nafas panjang..
" iya Hani itu akun milikku " jawab Rafka
" kok kamu nggak bilang kalau ini akun milikmu ? "
Rafka hanya terdiam.
" Rafka malik " ucap Hani
" iya Hani , " jawab Rafka
" kenapa kamu seperti menyembunyikan kalau itu akun milikmu ? "
tanya Hani pada Rafka
" aku tidak bermaksud menyembunyikan nya Hani , aku hanya belom sempat berbicara padamu kalau itu akun milikku " jelas Rafka
" oh yaa , ? "
" iya Hani, bukan aku bermaksud menyembunyikan nya, percayalah " ucap Rafka
" yaudah yuk anter Hani pulang ! " Hani berjalan untuk keluar dari kamar Rafka
" tunggu Hani, " Rafka menarik tangan Hani
Hani hanya menatap Rafka.
" kamu tidak marah kan padaku? " tanya Rafka
" untuk apa aku marah pada mu, aku tak berhak marah padamu " jawab Hani
" baguslah kalau kamu tidak marah " ucap Rafka
" tunggu sebentar, sejak kapan kita berbicara kamu aku ? sejak kapan Rafka, kenapa aku tidak menyadari nya ? "
" memangnya kenapa kalau kita ganti loe gue menjadi kamu aku , ? aku ingin lebih mengenalmu Hani , aku ingin selalu berada di sisi mu " ucap Rafka
" Rafka jangan mulai ngegombal ! " ucap Hani
" aku serius Hani , " ucap Rafka
" sudah ah , aku gamau baper gara gara kata kata mu ,. "
" bukannya udah baper ya Hani ? "
" Rafka please ! "
" iya iya ya udah yuk turun pamit ke nenek dulu ! " Rafka mereka mengajak Hani turun dan berpamitan pada nenek Rafka.
Rafka memanggil nenek.
lalu Hani berpamitan pada nenek Rafka.
nenek Rafka juga bilang harus sering sering mampir kerumah Rafka.
Rafka mengantar Hani naik mobil.
-_