eps 11

3364 Kata
ilham sedang menunggu Rafka di cafe santuy tempat mereka biasanya nongkrong bersama. ilham sudah mengirim ini Rafka pesan agar segera datang ke cafe santuy setelah mengantarkan Hani pulang. // "kamu cepetan masuk dan istirahat yaa " ucap Rafka pada Hani "kamu mau langsung pulang? " tanya Hani "enggak, aku ada janji sama ilham, dia sudah menunggu ku, " jawab Rafka "ooh ya udah aku masuk dulu, Rafka Hati hati dijalan", ucap Hani " oke, see you Hanindya " "see you too Rafka malik" Hani masuk kedalam rumah, lalu Rafka segera menancapkan Gas nya menuju cafe santuy. "non Hani kok baru pulang? " tanya mbk Tri karena Hani pilat telat "iya mbk, Hani tadi mampir ke rumah temen dulu", jawab Hani " sudah makan non? " "sudah mbk, nanti aja kalo Hani mau makan Hani bilang ke mbk Tri, em Kak sama udah pulang belom? " belom non" "kak sama udah bilang ke mbk Tri belom tentang kak sama yang meminta mbak Tri dan suami mbk Tri untuk bekerja full time disini? " "tadi pagi den sam sudah menyampaikan pada saya non, den sam ingin bertemu suami saya besok Hari minggu" jawab mbk Tri "ohh ya udah kalo gitu mbk Hani ke atas dulu ya! " "iya non. " // Rafka sudah sampai di cafe santuy, dia langsung duduk di depan ilham. "heh kenapa minta ketemu di sini? " tanya Rafka "gue pesenin loe minum dulu ya," ucap ilham sambil berdiri ke depan kasir " mas tambah Americano 1 ya" ucap ilham pada kasir "oke kak nanti di antar ya, mohon di tunggu! trimakasih" ilham kembali duduk, dan menunjukkan rekaman CCTV di area parkir sekolah nya. "apa ini? " tanya Rafka "lihat aja dulu", jawab ilham " siiiittttt kurang ajar nia anak, apa coba maksudnya nglakuin ini" Rafka tampak sangat emosi "americano nya kak" suara pelayan cafe sambil menaruh americano di meja depan ilham dan Rafka "iya mas makasih, " ucap ilham "loe minum dulu minuman nya, jangan emosi berlebihan dulu" ucap ilham "Rangga tadi itu ada di lokasi ku berhenti in motor karena aku merasa ban motor ku kempes, dan itu tak jauh dari sekolah. Rangga memaksa Hani untuk pulang bersama nya. tapi Hani tidak mau, Hani memilih menemani ku disana " jelas Rafka. "berarti Rangga sudah merencakan ini Raf, dia menginginkan Hani" ucap ilham "apa maksud nya, dia menginginkan Hani? "tanya Rafka. " dia suka pada Hani Raf, sejak dulu waktu dia sekolah di Bangku SMP, mereka satu sekolahan, tapi Rangga belom pernah mengatakan nya pada Hani" "loe tau dari mana? " "Rere yang ngasih tau gue, kalau gue telusuri mungkin dia tak suka melihat loe dekat dengan Hani, dan ini membuat nya melakukan Hal seperti ini. kata Rere dia pernah datang membawakan makanan juga untuk Hani, dan juga mengirimi pesan yang cukup dibilang sangat perhatian pada Hani" jelas Ilham "jadi dia suka pada Hani dari dulu, tapi bagaimana dengan Hani, apa Hani? " Rafka tak melanjutkan kata kata nya "Hani tak menyukai Rangga, Hani hanya menganggap Rangga adalah teman + tetangga satu kompleks, tak lebih dari itu. jangan khawatir Raf" ilham mencoba menenangkan Rafka "jadi itu alasan yang membuat Rangga yang selalu menatap ku dengan tatapan menantang " ucap Rafka "loe jangan emosi Raf, loe pasti gamau kan Hani tau tentang Hal ini? " "Hani gak boleh tahu tentang Hal ini, dia pasti akan kecewa jika tahu temannya bersikap seperti itu, walaupun itu usaha untuk dekat dengan Hani tapi itu perbuatan itu tak bisa di benarkan. " jelas Rafka "lalu loe akan nglakuin apa Raf?, satpam sekolah sudah mengetahui hal ini, pak satpam akan melaporkan ini ke guru BK. " "apa,. . guru BK?, . . gak nggak nggak boleh," "gue sudah berusaha buat meyakinkan pak satpam kalau ini akan di selesaikan dengan baik baik, tapi kata pak satpam, karena ini terjadi di sekolah Guru BK harus tau, tapi aku sudah berpesan agar kejadian ini tak di ketahui anak anak lain ". jelas ilham " gue harus bicara besok sama guru BK sebelom beliau memanggil Rangga", ucap Rafka "ya alangkah lebih baik seperti itu Raf, dan loe juga harus hati hati! perasaan ku tak enak, dia mungkin tak akan berhenti sampai di sini, karena Rere bilang kalau Rangga adalah orang yang ambisius", " ya, gue minta tolong sama loe dan juga Rere tolong jagain Hani kalau gue sedang tak bersama nya. dan jangan sampai orang lain tau kecuali kita", ucap Rafka "iya bro pasti, " jawab ilham // "assalamu'alaikum kakak pulang Hani" suara samudera memasuki rumah "non Hani sedang belajar den" jawab mbk Tri "kalau gitu siapkan ayam ini di piring ya mbk, saya akan mengajak nya turun untuk makan" ucap sam "baik den" samudera naik ke lantai atas menuju Kamar Hani. "tok tok tok" suara pintu kamar Hani diketok oleh samudera " Hani ini kakak", "masuk aja kak" terdengar suara Hani dari dalam kamar samudera mendekati Hani yang sedang belajar. "ayok turun makan, kakak belikan ayam kesukaan mu" ucap sam "oh ya, kok tau kalau Hani belom makan kak"? " tadi kakak telpon mbk Tri , dan mbk Tri bilang kamu belom makan". "hehehe iya tadi masih kenyang, tapi sekarang perut Hani mulai lapar" "ya udah yuk turun,! " ucap Sam "yuk kak", jawab Hani mereka turun dan menuju meja makan. dan makanan sudah siap di meja makan. " wahhh ayam nya cantik sekali " ucap Hani sambil duduk di kursi "ya udah buruan dimakan! " ucap sam "emm ini enak sekali" ucap Hani dengan ekspresi senang "kamu kayak gak pernah makan ayam aja" ucap sam "hehehe kan kakak tau aku suka sekali dengan ayam " "kamu sering chating dengan mama, Hani? " tanya Sam pada Hani "iya tiap Hari Hani chating sama mama kak, barusan juga chating sama mama, mama masih sangat sibuk di kantor baru nya kak" jawab Hani "oh ya udah bagus kalau gitu, harus sering sering chat mama ya biar mama juga gak kesepian di sana! " "iya kak" makan sudah selesai, Hani menyuruh mbk Tri untuk pulang, dan tak lupa membawa ayam yang samudera beli, karena masih banyak. samudera sedang duduk di teras samping dekat kolam ikan papanya. dia sedang bermain gitar disana. "ting tong ting tong" suara bel rumah Hani berbunyi samudra bergegas kedepan untuk membukakan pintu. Hani sedang belajar dikamar nya. "oh Rangga, ada apa malam malam kesini ngga? " tanya Sam yang melihat Rangga berdiri didepan pintu "Hani ada kak? Rangga ingin berbicara pada Hani" jawab Rangga "Hani pasti tak akan suka jika belajar nya di ganggu" batin samudera . "masuk ngga duduk dulu aku panggil in Hani, dia sedang belajar" "iya kak" rangga duduk diruang tamu. samudera masuk ke kamar Hani, "Hani ada Rangga di ruang tamu" ucap Sam Hani melirik jam dinding di kamar nya, menunjukan pukul 9 malam. "udah jm 9 loo, ngapain rangga kesini" gumam Hani "kamu temui dulu, mungkin ada hal yang penting" ucap samudera "iihhh padahal Hani lagi serius ini belajar nya", Hani terlihat sebal. " sudah temui dia dulu, sudah larut malam dia harus segera pulang" ucap samudera "iya iya kak". jawab Hani dengan ekspresi cemberut Hani turun, dan langsung mampir ke kulkas di dapur nya, untuk mengambil kan air minum untuk Rangga. sekalian ya. lalu baru menuju ke ruang tamu. " Hai ngga, " sapa Hani "Hai hani" jawab Rangga "nih minum dulu ngga" hani menaruh minum di meja tamu "iya han , " "ada apa ngga kesini malam malam? " hani bertanya pada Rangga "oh iya maaf ya, ganggu loe malem malem gini,! " ucap Rangga "iyaa, kenapa ada yang penting? " tanya Hani "gue mau minta maaf soal kejadian tadi siang Hani! " ucap Rangga "kejadian yang mana? ".. " tadi siang gue memaksa loe buat pulang bareng gue, gue minta maaf banget, bukan maksud mau maksa loe Han, gue cuma mau anter loe pulang" jelas Rangga . "oh itu, iya gpp kok. lain kali jangan gitu ya ngga. gue itu dah pulang bareng Rafka jadi jangan Maksain anter gue balik! " "gue cuma gamau lihat loe capek capek dorong motor Hani, itu aja! " "ya itu namanya setia kawan, masak gue mau bareng kalo motor nya bisa di pakai doang sih, ya gue juga mau nemenin Rafka dorong motor karena dia dah mau anter gue pulang, apa susah nya jalan sebentar aja, toh tadi juga gak jadi dorong motor karena mobil Rafka dah dianter sama supirnya" jelas Hani "iya Hani gue minta maaf ya dah maksa loe! " "Iya ngga dah gue maafin" jawab Hani "besok berangkat sekolah gue jemput ya Han! " ucap Rangga "nggak perlu Ngga, Rafka sudah bilang kalo mau jemput" jawab Hani "kok loe sering banget sama Rafka Han? kalian ada hubungan? " "kan temen sekelas sebangku juga," jawab Hani "tapi loe sering banget sama dia Han sekarang" "ya kebetulan aja kali ngga" "oh gitu" "dia nggak sadar apa ini udah malem, gak pulang pulang gue dah ngantuk juga" batin Hani "kapan kapan kalo loe gak ada janji berangkat bareng Rafka, loe bareng gue aja y Han"! ucap Rafka " emmm gimana yaa, kakak samudera harus tau dulu untuk masalah itu ngga, ngga gue dah ngantuk nih" ucap Hani memberi kode agar Rangga pulang "oh ya udah gue pulang dulu ya Han, loe buruan tidur" ucap Rangga "iya ngga" Rangga keluar dari rumah Hani dan pulang. "hoooaaaammmmmmmmm" Hani menguap "anak perempuan nguap nya gitu amat" ucap samudera "ngantuk banget Hani kak" ucap Hani "biar kakak yang beresin gelas nya, kamu tidur sana " "makasih kakak, Hani tidur duluan ya" "iya oh ya, besok besok kasih tau temen kamu itu kamu kesini jangan malam malam,! ucap Sam " iya kak, " jawab Hani "nice dream Hani" ucap Sam "iya kakak juga cepetan tidur ya" jawab Hani sambil berjalan menaiki tangga menuju ke kamar nya samudera sedikit mendengar percakapan Hani dengan Rangga. dia berfikir seperti nya Rangga juga menyukai adik nya. **_- Hari sudah berganti pagi, Rafka sedang bersiap untuk berangkat menjemput Hani dan berangkat ke sekolah bersama. motor Rafka sudah ready untuk dikendarai. Ban yang kemaren kempes juga sudah di isi ulang angin. "hati hati Rafka" ucap sang nenek "iya nek, Rafka berangkat dulu ya! " Rafka menancap kan Gas menuju rumah Hani. sedangkan Hani sedang sarapan bersama kakak nya. "hari ini malam minggu looh Han, kita nginep dirumah kakek dan nenek yukk! " ucap samudera "ayuk kak!, mau berangkat jam berapa Kak. " "kamu pulang sekolah jam berapa? " "ini hari sabtu, seharusnya Hani pulang satu jam lebih cepat dari biasanya. " jawab Hani "gimana kalo kakak jemput kamu trus kita langsung pergi kerumah kakek dan nenek. " "boleh kak, kalau gitu Hani akan siapkan baju ganti untuk Hani disana nanti, Hani taruh di kamar Hani di dalam tas , nanti kakak bawa in yaa! " ucap Hani "iya oke", " kakak gk ke kantor atau kuliah? " tanya Hani "hati ini gak ada kelas di kampus, kakak ngantor sebentar doank abis itu free, makanya kakak ajak kamu ke rumah kakek dan nenek. "jelas samudera " oke kak, aku juga udah kangen banget sama kakek dan nenek, kau kangen ke sawah juga kak", ucap Hani "iya, ya udah buruan selesaikan makan mu lalu siap kan apa yang mau kamu bawa nanti ke rumah kakek, nanti keburu Rafka dateng dan nunggu in" "iya kak ini juga udah selesai, Hani keatas dulu ya kak! " "iyaa" __ "emm mbk Tri, gimana besok hari minggu suami mbk Tri ada waktu? " tanya samudera pada mbk Tri "bisa kesini tapi sore mungkin malam hari den," jawab mbk Tri "oke baiklah, besok saya dan Hani akan pulang sore hari, mbak Tri kalau sudah selesai kerjaan hari ini bisa langsung pulang gpp, saya akan menginao di rumah kakek dan nenek nanti malam" jelas samudera "trus ikan nya gimana makan nya den, aden pulang masih besok sore" "oo iya ya mbk, saya lupa ada ikan papa" "saya akan kesini pagi pagi den, akan kasih makan ikan dan bersihkan halaman" mbk Tri memberi saran "biasa nya hari minggu mbk Tri libur kerja looh mbk" ucap samudera "gpp den, kan kasian ikannya kalo lapar, lagian kan saya cuma ngasih makan ikan sebentar aja gpp kok den" "trimakasih ya mbk Tri" __ Rafka sudah sampai rumah Hani. tepat waktu samudera keluar dari rumah. "Rafka udah dateng " ucap sam "iya kak, hani mana? " tanya Rafka "dia masih di atas tunggu sebentar ya! " "iya kak! " "oh iya Raf nanti pulang sekolah gue yang akan jemput Hani ya" ucap samudera "lohh kenapa kak?, Rafka bisa kok antar Hani pulang" "nanti gue akan ajak Hani ke rumah kakek dan nenek, nanti malm mau nginep disana, jadi sekalian lah abis pulang sekolah langsung kesana. Hani bilang dia juga kangen sama kakek dan nenek nya" jelas samudera "oohh gituu, oke oke kak" "yes ini waktu yang tepat untuk, menyelesaikan masalah sama Rangga, nanti aku akan bicara pada guru BK dulu. " batin rafka "Hai Raf, yuk berangkat" Hani sudah berada di depan rumah "ayukk, " ucap Rafka lalu memakaikan Hani helm. Hani terlihat salting. samudera yang melihat kejadian itu tersenyum senyum sendiri. "kak kita berangkat dulu ya! " ucap Rafka "iya ati ati bawa motor nya ya! " ucap Sam "iya kak " " bye kakak" ucap hani sambil melambaikan tanggan nya. ___- seperti biasa sampai disekolah Hani dan Rafka langsung masuk ke kelas. "Raf yuk ikut gue," ucap ilham yang melihat Rafka duduk di bangku nya. " kemana ? " tanya Rafka " udah yuk, mumpung belom jam masuk kelas ", ucap ilham Rafka langsung berdiri dan berjalan mengikuti ilham. " mau kemana mereka, padahal bentar lagi belajar masuk" gumam Hani " urusan cowo mah kita gak bakal ngerti Han " celetuk Rere ilham tadi sengaja berakting di depan Hani. beralasan mengajak Rafka, padahal Rafka yang meminta. karena dia kan menemui guru BK. " assalamu'alaikum bu " ucap Rafka bersamaan dengan ilham masuk ke ruang BK " waalaikum salam " jawab guru BK " saya ingin membicarakan sesuatu bu " ucap Rafka " apa itu ? ayoo kalian duduk dulu " ucap sang guru Rafka dan ilham duduk di kursi depan guru BK " apa ibu sudah dapat laporan dari pak satpam tentang video ini ? " Rafka menyodor kan video rekaman CCTV yang ada di HP ilham guru BK melihat dengan cermat. " ohh ini, sudah saya mendapatkan laporan tadi pagi, saya sudah punya bukti rekaman ini juga " jawab bu guru " lalu apa yang akan ibu lakukan pada anak yang ada dalam video ini bu ? " tanya ilham " tentu ibu akan memprosesnya , saya akan memanggil anak ini , tapi kenapa kalian berdua ingin tahu tentang ini? " " saya pemilik motor yang di kempes oleh anak itu bu, " jawab Rafka " oh ya , kebetulan sekali saya memang akan memanggil mu lebih dulu ", ucap sang guru " boleh saya minta tolong bu ! " ucap Rafka " minta tolong apa ? " tanya guru BK " jangan sampai kasus ini di ketahui anak murid lain bu, " jawab Rafka " memang nya kenapa ? , ini bisa jadi contoh untuk anak lain tidak jahil pada sesama teman ", " Rangga adalah teman kita juga bu , saya gamau gara gara masalah ini kita jadi canggung, " jelas Rafka " jika dia teman mu kenapa dia melakukan hal itu , untung perbuatan nya tidak membuat mu celaka , ibu harus menghukum nya , dan ibu juga sudah lihat profil nya , dia adalah kandidat ketua OSIS disekolah ini, seharusnya dia mempunyai perilaku yang baik, " jelas sang guru " mungkin dia lagi marah sama saya bu , jadi dia iseng melakukan hal ini , tapi tolong bantu saya menyelesaikan hal ini tanpa di ketahui oleh anak anak di sekolah ini " ucap Rafka " tapi perbuatan nya akan memotong point untuk nya menjadi ketua OSIS, kebetulan saya adalah pemimpin panitia pemilihan anggota OSIS " jawab sang guru " berarti ibu bisa membantu saya , jika ini memang mengurangi point nya, ibu cukup memberi tahu Rangga , tanpa ada panitia lain tahu kan bu , saya akan menyelesaikan ini dengan baik baik dengannya, " jelas Rangga " oke gini aja, nanti sepulang sekolah saya akan panggil dia kesini, kamu datang kesini ya nanti, kita selesai kan ini hari ini " jawab guru BK " iya bu, saya akan kesini nanti siang " ucap Rafka " ya sudah kalian kembali ke kelas ya! kita bicarakan lagi nanti ", ucap sang guru " baik bu, terimakasih " Rafka dan ilham kembali ke kelas, tapi masih belom yakin kalau guru BK akan memenuhi permintaan nya. " sabar ya bro, guru BK pasti penuhin permohonan loe kok, ini kan niat baik loe, " ucap ilham menenangkan Rafka " iya, makasih yaa loe udah bantuin gue ham ", " iya sama sama " sekolah berlanjut seperti, kalau hari sabtu memang pulang satu jam lebih cepat. jam pelajaran terakhir di kelas 2 IPS 1 kosong, tidak ada guru di kelas. semua murid belajar sendiri sendiri. tapi ya gak semua nya belajar, pasti ada yang ngobrol sesuka hati. ada yang membanyol apalagi anak laki laki tentu membuat tingkah tingkah lucu di kelas. " nanti gue pulang sekolah dijemput kak Sam, lalu kita akan pergi menginap dirumah kakek dan nenek ku " ucap Hani pada Rere " wah enak donk Han, suasana di rumah nenek mu kan enak banget, ada banyak sawah di sana. " celetuk Rere " hehehehe aku sudah sebulan tidak kesana, aku kangen pada kakek dan nenek, dan juga pada suasana di sana, " " jauh Han rumah kakek nenek mu ? " tanya ilham pada Hani " sekitar satu jam mungkin, rumah nenek aku tuh bener bener di kampung banget, di belakang rumah nya ada sawah dan juga gunung " jawab Hani " kapan ajakin kita kesana donk Han ! " ucap Rere " iya dong han gue juga mau di ajak kesana " sambung ilham " iya kapan kapan yaa " kawan Hani " kabarin aku ya kalau kamu sudah sampek sana ! " ucap Rafka Hani tersenyum. " memang nya harus ngabarin kamu ? " " kamu gak mau ya Ngabarin aku, ya sudah " ucap Rafka dengan ekspresi datar " hehehhe iya iya nanti aku kabari " ucap Hani " aku boleh tanya sama kamu ? " ucap Rafka " mau tanya apa Rafka, boleh aja kok " jawab Hani " Hani anggap Rafka ini apa ? " " maksud Rafka ? " Hani tak mengerti dengan pertanyaan Rafka " Hani anggap Rafka ini apa untuk seorang Hani ? " pertanyaan yang membuat Hani bingung menjawab dengan jawaban yang seperti apa. Hani Hanya terdiam dengan menatap Rafka. dia tak bisa berkata apa apa. dia tak tau dia menganggap Rafka apa, yang dia tau dia menyukai Rafka, tapi nggak mungkin bilang ini ke Rafka. " Hani.. kok diam saja ? " ucao Rafka " eehh emmm, Hani ke toilet dulu ya Raf, " Hani berjalan cepat ke luar kelas . " hani kemana Raf ? " tanya Rere pada Rafka " ke toilet katanya , kamu susulin gih re ! " jwab Rafka " ya udah aku susulin Hani dulu " rere menyusul Hani ke toilet. Hani berada didepan wastafel dalam toilet, dia merasakan d**a nya berdebar begitu cepat. " Rafka kok tiba tiba nanya gitu sih, aku kan jadi bingung mau jawab apa, " gumam Hani " Hani ngapain ? " tanya Rere yang tiba tiba sudah di dalam toilet " ehh bikin kaget aja kamu re " jawab Hani " pasti ada apa apa nih yaa kan " Rere menggoda Hani " apaan sih re... " Hani tersipu malu " ayoo donk cerita ke aku Han ! " " jangan di sini nanti ada yang denger, nanti aja aku chat yaa ! " jawab Hani " oke baiklah, sudah belom yuuk balik ke kelas ! bentar lagi jam pulang ini " " udah kok, yuk ke kelas " mereka berdua berjalan menuju kelas. diperjalanan ke kelas mereka berpapasan dengan Rangga. " Hai Hani Rere abis dadi mana kalian ? " tanya Rangga " eh Rangga kita abis dari toilet ngga " jawab Rere " ohh gitu " " kita ke kelas dulu ya ngga, ! " ucap Hani " oh iya iya "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN