hari sudah gelap. waktu menunjukan pukul 8 malam.
" ayo kita pulang " ucap Rafka
" iya yuukk dah malem gak enak kalau kalian pulang kemaleman " ucap ilham
" yaaahhh padahal Hani masih pengen di sini, suasana nya enak banget looh " ucap Hani
" iya nihh, rasanya pengen banget tinggal di daerah sini " tambah Rere
" Hani besok kita sekolah, kita harus segera pulang. kakakmu pasti sudah menunggu " ucap Rafka
" iya ya udah kita pulang " ucap Hani
" kamu pulang bersama ku ya " ucap Rafka
" iya " Hani tersenyum pada Rafka
Hani memang lebih senang naik motor dibanding mobil. makanya dia senang Rafka mengajak nya pulang bersama.
" pakai ini " ucap Rafka sambil menyodorkan hoodie miliknya
" Rafka aku gpp kok, kamu aja yang pakai " ucap Hani
" kamu pasti kedinginan, pakai ini baju ku sudah berlengan panjang dan juga cukup tebal aku sudah terbiasa dengan hawa seperti ini " jelas Rafka
" baiklah " Hani memakai hoodie warna hitam milik Rafka. tampak cocok dikenakan oleh Hani walau terlihat kebesaran gpp lah ya.
" Hani kita duluan yaa, sampai ketemu besok disekolah " ucap Rere
" iya re bye " ucap Hani
" hati hati ya bro, gitar laptop dan camera loe gue bawain aja " ucap ilham pada Rafka
" ok thanks ya " ucap Rafka
mobil Rere melaju Meninggalkan cafe tersebut. Hani mengenakan helm lalu naik motor Rafka.
lalu Rafka melakukan motor miliknya. Rafka menarik Tangan Hani agar berpegangan pada pinggangnya.
terlihat seperti memeluk Rafka dari belakang. karena memang motor Rafka motor sport jadi bodi belakang terlihat lebih tinggi. Hani sangat menikmati perjalanan naik motor malam itu. Hawa dingin yang ia rasakan, cahaya lampu motor yang menembus kabut.
emang agak serem sih naik motor digunung waktu gelap gini, tapi Hani sangat senang karena itu bersama Rafka.
-____
Rangga melihat akun IG Hani up foto baru. dia melihat dengan serius.
" dimana ini? Hani sama Rere pergi ke puncak. tapi Hani seperti sedang menatap seseorang yang ada disamping nya. apa dia pergi ke puncak bersama orang selain berdua " gumam Rangga
Rangga beralih ke Akun milik Rere. Rere juga up foto baru. tapi posisi pemandangan berbeda dari foto Hani.
Rangga sangat penasaran. dia ingin mengirim pesan pada Hani.
" Hani, sedang apa loe? apa sudah pulang ? "
begitulah isi pesan Rangga. tapi Hani belum juga membalasnya.
-__
Rafka menghentikan motor nya di depan tempat abang penjual nasi goreng yang ada di dekat alun alun kota.
" kenapa berhenti Raf? " tanya Hani
" kita makan nasih goreng dulu ya! aku laper " jawab Rafka
" emm oke, sama aku juga laper " ucap Hani lalu turun dari motor
" em maaf ya, aku ngajakin kamu makan dipinggir jalan kayak gini " ucap Rafka
" gak papa Rafka, aku juga sering kok jajan dipinggir jalan kayak gini, jangan kamu fikir aku selalu pergi ke tempat mewah donk, aku bahkan lebih suka beli makan pinggiran kayak gini " jawab Hani
" ohh ya, sama donk kalau gitu " ucap Rafka
nasi goreng tempat Rafka berhenti memang di pinggiran alun alun kota. gerobak nya tepat dipinggir jalan. lalu ada beberapa tikar dan meja kecil di atas trotoar untuk orang yang mau makan ditempat. Hani dan Rafka duduk di sana mengobrol sambil menunggu nasi goreng nya jadi.
" aku chat kak Sam ya, siapa tau kak Sam belum makan nanti bisa bungkus buat kak Sam " ucap Hani
" iya chat aja ! " ucap Rafka
" ada chat, siapa? " gumam Hani agak pelan
" kamu bilang apa Hani? " Rafka bertanya karena mendengar Hani seperti mengatakan sesuatu
" oh ini ada chat dari Rangga " ucap Hani
" Rangga chat kamu? ada perlu apa? " tanya Rafka yang sedikit sebal mengetahui si Rangga nge chat Hani
" emh cuma nanya lagi apa, dan sudah pulang apa belum. " jawab Hani
" kamu bilang ke Rangga kalau kamu pergi hari ini ? " tanya Rafka
" tadi pagi tuh Rangga emang chat mau ajakin aku keluar jalan jalan katanya, trus Rere nelpon ngajak jalan. jadi ya udah aku pergi sama Rere " jawab Hani
" kalau kamu gak pergi sama Rere apa kamu akan pergi jalan sama Rangga? " tanya Rafka lagi
" emm belum tentu sih, soalnya aku harus tanya Kak samudera. boleh apa enggak " Hani menjawab dengan santai belum menyadari kalau Rafka sedikit kesal melihat Rangga ngechat dirinya
" kalau kak Samudera ngizinin berarti jalan dong sama Rangga " ucap Rafka
" mungkin sih, ah tau ah. aku juga gak pernah keluar berdua sama cowo sebelumnya Raf. jadi ya gak bisa mikir sih " ucap Hani
" nah sekarang kita hanya berdua " ucap Rafka
" ya kan kita udah pacaran sekarang. trus kak Sam juga nge bebasin aku untuk sama kamu, buktinya sekolah kak Sam dengan mudah nya mengizinkan kamu antar jemput aku sekolah " jelas Hani
" Rangga sering nge chat kamu? " tanya Rafka
" emm lumayan sih, tiap Hari pasti ada chat darinya " jawab Hani
" Kamu selalu bales? "
" emm iya, pernah juga gak ku bales sih beberapa kali " jawab Hani
" mulai sekarang, Hanindya adalah milik Rafka. jadi tolong yaa Hanindya jangan terlalu dekat dengan lelaki mana pun ! " Tegas Rafka pada Hani
" jadi mulai sekarang Hani nggak boleh bales chat cowo? " tanya Hani
" bukan gitu Hani, gak papa bales aja. tapi harus ada batasan nya. " ucap Rafka
" iya iya Hani ngerti kok Raf, Hani akan kasih batasan. Hani mau bales chat dari Rangga, karena Hani mau bilang kalau Hari ini Hani tuh dapet kejutan dari Rere " jelas Hani
" oh ya, " ucap Rafka
" Hani akan bilang pada Rangga kalau Hani sama Rafka udah jadian, mungkin dengan begitu Rangga gak akan chat Hani terlalu sering " ucap Hani
" iya, ya udah makan dulu nasi goreng nya, nanti keburu kemaleman kita pulang nya " ucap Rafka
" oke Raf " jawab Hani
--_
" masih di perjalanan pulang ngga, mampir dulu makan nasi goreng "
isi balesan pesan Hani pada Rangga.
" wahhh enak donk, gue juga mau nasi goreng " balas Rangga lagi
-_
Hani dan Rafka sudah selesai makan lalu segera pulang, dan membawa satu bungkus nasi goreng untuk samudera.
sudah sampai di depan rumah Hani, Rafka ikut turun untuk menyapa samudera.
" maaf ya kak, pulang kemaleman " ucap Rafka pada samudera
" lain kali jangan malam malam yaa! " jawab Sam
" iya kak, ya udah gue pulang dulu. terimakasih atas semua nya " ucap Rafka
" oke hati hati ya. oh ya besok jangan lupa jemput Hani " ucap Sam
" siap " jawab Rafka
Rafka menancapkan gas nya dan pulang kerumah.
Hani mengambil kan piring untuk sang kakak makan nasi goreng yang dia bawa Tadi.
" nih kak piring sama sendok nya " ucap Hani sambil menyodorkan piring dan sendok
" thanks, udah kamu buruan masuk kamar dan mandi trs langsung tidur yaa " ucap Sam
" baik kak, oh ya kak.. emmm makasih ya kak ! " Hani memeluk kakak nya
" untuk apa? " tanya Sam
" Hani udah tau kok kalau kak Sam juga bantuin Rafka untuk rencananya mengungkapkan perasaan pada Hani " jawab Hani
" owwh itu, kakak hanya ingin melihat mu bahagia. ingat yaa pacaran boleh tapi jangan lupa tugasmu sebagai pelajar ya " tegas Samudera
" siap kakak, yaudah Hani ke kamar dulu yaa, bye kak Sam " ucap Hani
" bye, good night "
//
Hari sudah berganti pagi. Hani sedang menyiapkan buku pelajaran nya. dia sudah nge cek apa ada tugas untuk hari ini, dan untungnya tak ada tugas jadi aman. dia segera turun untuk sarapan lalu berangkat sekolah.
" eh mbak Tri, bikin sarapan apa Hari ini mbak? " tanya Hani
" ini non saya buatkan nasi pecel " jawab mbk Tri
" wahh enak nya pagi pagi emang makan nasi pecel, kak Sam belom turun mbk? "
" den Sam sedang memberi makan ikan non " jawab mbk Tri
" owh "
Hani melahap nasi pecel dengan lauk tempet goreng dan rempeyek. ada yang goreng dan juga telur dadar tapi Hani sedang tak berselera untuk makan itu.
dia hanya ingin nasi pecel ori sama tempe dan rempeyek seperti kalau sedang makan di rumah nenek nya.
" sudah belom sarapannya, sudah ditunggu Rafka tuh didepan " ucap Samudera
" sudah kok kak, kakak hari ini sibuk? " tanya Hani
" emm ada apa Hani? " samudera malah berbalik bertanya
" kak Sam kan dah bukan hanya mahasiswa lagi. sudah bekerja juga sekarang jadi pasti sibuk apalagi ini hari senin " ucap Hani
" iya maaf ya Hani kalau nanti kakak pulang agak telat! kakak akan kekantor mulai pagi sampai sore, dan kakak ambil kuliah sore sampe malam " jelas Sam
" gpp kak tapi kakak tetep Harus jaga kesehatan yaa! jangan capek capek " ucap Hani
" iyaa, ya udah buruan berangkat ! " ucap Sam
" iya kak, ya udah Hani berangkat dulu yaa. bye kak Sam "
" hati hati Hani "
" iyaa"
Hani berjalan keluar rumah, Rafka sudah menunggu nya di teras rumah. mereka segera berangkat sekolah. karena Hari ini hari senin akan ada upacara bendera pagi ini jadi biasanya memang gerbang akn ditutup 10 menit lebih awal dari hari biasanya jadi nggak boleh telat.
Hani dan Rafka sudah sampai dia area parkir sekolah. mereka berdua bergegas berjalan ke ruang kelas mereka yang ada di lantai 2.
bell sekolah pun berbunyi anak anak menuju lapangan untuk melaksanakan upacara bendera.
//
Samudera sedang di dalam mobil, di perjalanan menuju kantor papa nya. dia harus mulai mengisi kekosongan di kantor papa nya, karena papa nya sedang mengembangkan bisnis di luar kota.
dia melihat Ghea sedang berada di halte. Samudera menghentikan mobil nya lalu turun menghampiri Ghea.
" ghe, mau ngantor? " tanya samudera
" eh kamu Sam, iya mau ngantor masih nunggu angkutan " jawab Ghea
" ya udah bareng gue aja yukk! " ucap sam
" eh gak usah Sam, nanti ngrepotin loe. " jawab Ghea
" enggak kok, gak papa yuk bareng gue aja! " ucap Sam
" tapi kan kampus loe sama tempat kerja gue gak searah Sam " ucap Ghea
" gue bukan mau ngampus, gue mau ke kantor papa gue. dah ayo masuk! " Sam membukakan pintu mobil untuk Ghea lalu dia juga masuk ke mobil dan melajukan mobilnya
" loe ngapain ke kantor papa loe Sam, jangan jangan loe dah mulai kerja disana? " tanya Ghea
" iya, gue mulai bantu papa gue di kantor sekarang. papa gue lagi ngembangin usahanya di luar kota. jadi gue harus bisa urus yang disini " jawab Samudera
" trus kuliah S2 loe gimana? " tanya Ghea
" aku ambil kelas sore sampe malam hari ghe " jawab samudera
" wah keren loe Sam urus bisnis sambil kuliah, harus membagi waktu dan fikiran yang tepat " ucap Ghea
" aku juga baru aktif di kantor kok, masih belom terlalu lihai. masih dibantu sama om aku juga " jelas Sam
" ya pokok nya loe harus semangat Sam biar bisa jalan keduanya " ucap Ghea
" iya "
" oh ya Sam, kapan nih muncak bareng lagi? " tanya Ghea
" anak anak masih belom ada rencana, loe aja yang terakhir gue muncak bareng anak anak loe gak ikut " jawab Sam
" iya gue gak bisa karena waktu itu kerjaan gue lagi banyak banget Sam " ucap Ghea
" gimana ditempat kerja loe? aman kan lancar kan? " tanya Sam
" emm alhamdulillah sih, untuk sekarang aman lancar aja " jawab ghea
" bagus lah kalau gitu " ucap Sam
sekitar 30 menit perjalanan, mobil yang di kemudikan Sam berhenti di depan gedung perkantoran tempat kerja ghea.
" makasih ya sam ! , gue langsung turun yaa ! " ucap ghea
" ok semangat ya kerjanya ! " ucap sam
" loe juga semangat, bye " ucap ghea lalu keluar dari mobil milik sam
Samudera menancapkan gas mobil nya berlanjut menuju kantor milik papa nya yang tak jauh dari tempat kerja ghea.
//
upacara di sekolah Hani sudah selesai. guru mengumumkan pada ketua kelas untuk menemui wali kelas masing masing setelah upacara.
" re aku ke ruang guru dulu ya mau nemuin pak Rian, kamu ke kelas duluan gih ! " ucap Hani
" baiklah Hani " rere berjalan menuju kelas
Hani berjalan memasuk i ruang guru. menghadap pak Rian. pak Rian juga memberikan beberapa lembar kertas pada Hani.
Hani sudah selesai berbicara dengan pak Rian. Dia segera keluar dari ruang guru.
di depan Ruanh guru ada Rangga yang juga selesai menemui wali kelas nya. dia sengaja menunggu Hani di depan ruanh guru.
" Hani sudah selesai ketemu wali kelas nya " ucap Rangga pada Hani
" eh Rangga, udah kok. yuk balik kelas " ucap Hani sambil berjalan
" kemarin jalan kemana sama rere? pulang nya kok malem trs loe juga gak bales chat gue " tanya Rangga yang berjalan di sebelah Hani
" ehh iya sory gue semalem sampe rumah langsunh tidur , jadi lupa mau bales chat dari loe ! " jawab Hani
" loe ke puncak ya kemaren sama rere? " tanya Rangga
" iya ngga, rere ajakin aku ke puncak kemaren " jawab Hani
" tau gitu gue ikut donk Han, loe gak bilang sih mau kesana . emm berdua aja sama rere? "
" soalnya rere Nggak bilang mau ajak gue kemana ngga, ya sama sopir rere juga donk ngga. di puncak ada Rafka sama ilham juga kok " jawab Hani
" ohh jadi loe janjian sama Rafka dan ilham ? " tanya Rangga yang penasaran
" rere yang bikin janji ngga, gue gatau sebelum nya " jawab Hani
" loe deket ya sama Rafka Han ? " tanya Rangga
" emm iya deket banget malah hehehe, ehh dah sampe depan kelas gue masuk dulu ya ngga , bye " jawab Hani lalu masuk ke dalam kelas
Rangga mematung di depan kelas Hani. mendengar jawaban Hani tadi. " apa deket banget? apasih, ? masak iya Hani suka sama Rafka. tapi ekspresinya tadi itu dia sedang sangat bahagia. apa yang mereka lakukan di puncak kemaren ? " gumam Rangga dalam Hati
" eh Rangga ngapain di sini ? " tanya salah satu teman sekelas Hani yang mau masuk kelas.
" eh gak papa kok, tadi cuma lewat aja. gue ke kelas dulu " ucap Rangga dengan gugup lalu berjalan menuju kelas nya yang hanya berjarak 3 ruang dari ruang kelas Hani.
Hani berdiri di muka kelas menjelas kan apa yang disampaikan oleh wali kelas tadi. Hari ini guru sedang Rapat jadi kemungkinan sampai jam akir sekolah kelas akan kosong. Hani sudah membawa beberapa lembar tugas yang diberikan pak rian tadi.
" sini biar aku aja yang nulis di tugas nya di papan tulis ! " ucap Rafka
" oke baiklah " ucap Hani sambil tersenyum
Rafka menuliskan tugas di papan tulis. Dan Hani menyampaikan pada teman teman sekelas nya agar tidak ramai atau gaduh. dan juga kelas harus tetap bersih. karena sewaktu waktu bisa saja pak rian mengecek ke dalam kelas.
selesai itu Hani duduk di kursi nya dan membuka buku untuk mengerjakan tugas.
" Hani, Hari ini kamu sama Rafka hari ini kompak sekali " ucap rere
" masak sih re? ya kan kita bekerja sama sebagai pengurus kelas " jawab Hani
" ah biasa juga bertengkar mulu " ucap rere
" hehehe udah ah ngerjain tugas dulu re nanti baru ngobrol " ucap Hani
" iya iya Hani " ucap rere
Hani memang anak yang tekun belajar jadi jika ada tugas dia akan langsung mengerjakannya. beda dengan rere, rere adalah anak yang santai dan tidak begitu memikirkan pelajaran atau nilai ulangan. yang penting masuk sekolah.
Rafka juga duduk di kursi nya di samping Hani.
" ayok kerjain tugas nya dulu " ucap Hani
" tapi aku lagi males Hani " jawab Rafka lalu menaruh kepala nya pada meja.
" eett eeettt gak boleh males Rafka ! kerjain tuas nya dulu baru bersantai santai " ucap Hani
" kamu aja yang ngerjain entar aku nyontek " ucao Rafka lalu memejamkan mata nya
" gak boleh lah, kamu harus kerjain sendiri. Rafka jangan tidur. " ucap Hani lalu menggoyang goyang badan Rafka
" Hani biarkan aku tidur sebentar saja " ucap Rafka
" gak boleh Rafka, Rafka gak boleh tidur ! ayo bangun kerjain tugas dulu " Hani terus menggoyang goyang badan Rafka
Rafka kembali duduk tegak langsung menarik tangan Hani. membuat badan Hani mendekat pada Rafka.
" kenapa kamu sangat menggemaskan Hanindya ? " bisik Rafka
" ahh Rafka apaan sih " ucap Hani lalu memundurkan tubuh nya. pipi nya terlihat merona. dan dia juga salah tingkah
" aku sangat menyukaimu Hani " ucap Rafka
" Rafka ini di kelas, jangan gombal terus. cepetan kerjain tugas nya " ucap Hani salag tingkah
" iya iya bawel " ucap Rafka
" Rafka jangan mulai menyebalkan " ekspresi Hani terlihat sebal
" apasih bawel " Rafka malah menggoda Hani
" ah au ah males ngomong sama orang nyebelin " hani ngambek karena dibilang bawel oleh Rafka
" lo lo lo koo ngambek sih, " Rafka memegang Tangan Hani
Hani melepaskan pegangan tangan Rafka tanpa berkata apa apa.
" jangan ngambek donk sayang " ucap Rafka
Hani terus memalingkan muka nya dari Rafka. walaupun dihati nya sangat senang Rafka memanggil nya sayang.
" Hanindya ... sayangku... sudah jangan ngambek lagi ! oke oke Rafka minta maaf gak akan bilang kamu bawel lagi " ucap Rafka kembali memegang tangan Hani
" beneran? janji ? " ucap Hani
" iya Hanindya " jawab Rafka
" ya udah kerjain tugas nya dulu " ucap Hani
" udah jangan cemberut terus Hani, semakin kamu cemberut aku semakin gemas padamu " ucap Rafka
" apaan sihh " ucap Hani salah tingkah
lalu mengerjakan tugas nya. Rafka juga mengerjakan tugas nya.
beberapa murid ada yang melihat tingkah Hani dan Rafka tadi. mereka saling berbisik, penasaran ada apa dengan Hani dan Rafka. salah satu murid yang duduk di belakang Hani dan Rafka juga mendengar Rafka memanggil Hani sayang. itu membuat mereka berfikir Hani dan Rafka pasti berpacaran. gosip itu akan sangat cepat tersebar. ditambah Hani dan Rafka yang sering bersama. berangkat dan pulang sekolah pun juga bersama.
--
bell istirahat berbunyi, waktunya para murid untuk beristirahat. ada yang ke kantin ada yang ke perpustakaan dan lain lain, banyak kegiatan yang bisa dilakukan ketika istirahat.
" Hani, kantin yukk ! " ucap Rere pada Hani
" iya ayok " ucap Hani lalu berdiri
" aku gak diajak ? " celetuk Rafka
" kamu sama ilham yaa, aku mau ketemu lili dan mika juga " jawab Hani
" dah lah loe sama gue aja Raf, jangan keliatan buncin dah " ucap ilham
" apaan sih " ucap Rafka
Hani dan rere ke kantin. Rafka masih di kelas dengan ilham. ada rOni dan johan juga
" gaes kita main basket yuk ! " ucap Roni
" ide bagus tuh " ucap ilham
" gue ajak anak anak lain ya ! " ucap johan lalu keluar kelas
" yuk Raf ku lapangan basket, kita main basket " ucap Ilham
" ogah ah gue disini aja " jawab Rafka
" ayoo donk Raf, kata ilham loe jago basket. yukk main bareng! kita belim pernah main basket bareng kan " ucap Roni
" Dah yukkk kita ke lapangan basket ! " ucap Ilham sambil membangunkan Rafka dari duduk nya lalu mendorong nya berjalan keluat kelas.
dengan eksprei agak malas Rafka berjalan menuju lapangan basket, bersama Roni dan ilham.
di lapangan basket sudah ada johan dan beberapa siswa lain melakukan sedikit pemanasan
Di kantin Hani sedang nyemil beberapa snack disana sambil ngobrol dengan sahabat sahabat nya.
" oh iya kaliam kemaren abis dari puncak ya ! aku liat foto yang kalian up " ucap lili pada rere dan Hani
Hani hanya tersenyum.
" iya kemaren kita ke puncak " jawab rere
" jahat banget deh gak ngajakin aku sama mika " ucap lili
" eh bukan kita gak mau ajak, tapi ada alasan lain " ucap rere
" alasan lain ? emang ada apa sih? apa yabg kalian lakuin disana ? " tanya mika yang penasaran. tadi mika sudah mendengar dari Rangga jika rere dan Hani bertemu dengan Rafka dan ilham, tapi mika pura pura belum mengetahui itu di depan Hani dan rere.
" nih, liat foto ini " rere menunjukkan foto yang ada di ponsel nya pada mika dan lili
" hah apa ini? Hani sama Rafka ? hah kok kalian mesra sekali " ucap lili yang kaget melihat foto Rafka dan Hani.
" kamu pacaran sama Rafka Han? " tanya mika pada Hani
" emm iya, jadi kemaren iti Rafka bilang kalau dia suka sama aku " jawab Hani dengan ekspresi bahagia nya
" terus terus, kamu terima perasaan dia Han? " tanya Lili
" hehehe iya, soal nya aku juga suka sama Rafka " jawab Hani
" berarti kalian udah beneran jadian kemarin? waaahh selamat ya Hani, aku ikut senang " ucap lili
" iya makasih " ucap Hani
" selamat ya Han, moga kalian akur " ucap Mika. padahal dalam Hati mika sebal sekali mendengar kabar itu. tapi dia harus menyembunyikan perasaan sebal nya.
" iya makasih ya mika " ucap Hani
beberapa siswi yang baru saja masuk ke area kantin, saling berbicara menyebut nama Rafka. rere mendengar itu. tak jelas sih apa yang mereka katakan tentang Rafka tapi iti malah membuat rere penasaran kenapa mereka membicarakan Rafka.
rere berdiri dan bertanya apa yang mereka bicarakan tentang Rafka. mereka mengatakan kalau Rafka sedang main basket dengan ilham dan yang lain. mereka juga mengatakan Rafka sangat keren saat main basket, bakal beneran jadi idola
rere duduk kembali ke kursi.
" ada apa re, apa yang kamu tanyakan pada mereka? " tanya lili
" mereka barusan bicarain Rafka lagi main basket sama ilham dan yang lainnya " jawab rere
" hah Rafka main basket ? " Hani terkaget
" iya Hani " jawab rere
" syukur deh dia mau melakulan itu " ucap Hani
" kita ke lapangan yuk, kita liat Han, kata anak anak Rafka keren banget saat main basket " ucap rere
" boleh yukk, lili sama mika juga ikut ya " ucap Hani
" oke ayok " ucap lili
mereka berjalan menuju lapangan. Hani membawakan menuman isotonic kesukaan Rafka.
di pinggir lapangan ternyata banyak anak yang nonton, terutama cewe cewe.
Hani duduk di kursi bawah Pohon bersama sahabat nya. rere bersorak seperti anak anak yang lain menyemangati anak anak yang ikut basket.
banyak anak yang bersorak soraj menyebut nama Rafka, ada juga yang menyebut nama ilham.
Hani hanya tersenyum melihat permainan Rafka. memang benar apa kata anak anak tadi, Rafka sangatlah keren saat bermain basket.
Hani ingin sekali berteriak menyemangati Rafka, tapi dia malu karena banyak anak yang ada disana.
beberapa kali juga Rafka memasuk kan bola pada ring.
" Hani apa yang kami suka dari Rafka ? " tanya mika pada Hani
" emm entah lah mik, aku juga nggak tau alasan nya. tapi dad ku selalu berdebar saat bersamanya " jawab Hani
mika mengirimkan pesan pada Rangga. kalau ada hal penting yang harus mika bicarakan dengannya. tapi rangga tak kunjung membalas pesan dari mika.
Rafka tak sengaja melihat Hani yang memperhatikan nya dari pinggir lapangan dengan senyum manis nya.
membuat Rafka tambah bersemangat bermain basket.
beberapa menit berlalu para anak anak yabg bermain basket menghentikan permaninnya karena sudah merasa lelah. Rafka langsung pergi ke arah Hani. anak anak yang ada di sana mempperhatikan langkah Rafka.
" hai Hani kamu disini " ucap Rafka ketika sampai didepan Hani
" iya aku denger dari rere kamu lagi main basket, nih minum buat kamu " Hani menyodorkan minuman isotonic untuk Rafka
" trimakasih Hanindya " ucap Rafka lalu duduk di sebelah Hani
" ciyeee hanii ciyeee.... " ucap lili dan rere bebarengan
" wah kita bisa jadi obat nyamuk kalau disini trus, kita pindah tempat aja yuk ! " ucap rere pada lili dan mika
" yuk yuk " saut lili
" eh mau kemana, eh di sini aja " ucap Hani mencegah sahabat nya pergi
" gak mau ah jadi obat nyamuk kamu " ucap rere sambil melangkah pergi
" bye Hani " ucap lili lalu pergi mengikuti rere begitu juga mika.
" yah kok pergi sih " gumam Hani
" kenapa? kamu gak mau berduaan sama aku disini ? " ucap Rafka
" ehh bukan gitu Raf, nggak enak aja gitu anak anak yang lain pada ngliatin kita " jelas Hani
" biarin lah biar mereka tahu Hanindya adalah milikku " ucap Rafka
Hani tersenyum salah tingkah mendengar ucapan Rafka.
anak anak yang ada disana memperhatikan Hani dan Rafka. mereka bergosip Rafka dan Hani pasti pacaran. gosip nya memang benar sih.
-_
mika sedang mencari keberadaan Rangga. dia menemukan Rangga sedang membaca buku di perpustakaan. Rangga memang termasuk siswa dengan rangking bagus. wajarlah kalau dia suka belajar.
" Rangga gue chat juga gak dibales " ucap mika sedikit memelankan suara nya
. " ada apaan ? " tanya Rangga
" kita harus bicara rangga, tapi jangan disini " ucap mika
" bicara tentang apa sih? gue lagi baca buku penting nih " ucap Rangga..
" ini tentang Hani Rangga " ucap mika
" haa, Hani. ada apa dengannya ? " Rangga mulai penasaran
" kita keluar dulu dari sini " mika menarik tangan Rafka dan berjalan keluar dari perpustakaan.
berjalan ke arah samping ruang perpustakaan yang sepi dari lalu lalang siswa siswi.
" ada apa sih mik ? Hani kenapa? " tanya Rangga
" Hani udah jadian sama Rafka " jawab mika
" haaaa apaaa ..... " Rangga kaget mendengar perkataan mika
" iya, jadi yang Hani bilang dia deket banget sama Rafka memang benar. karena mereka sudah pacaran. mereka jadian wakti di puncak kemarin " jelas mika
" s**l, gue keduluan sama anak itu " ucap Rangga
" lalu kalau sudah seperti ini loe mau gimana ngga? ini bakal tambah susah buat deketin Hani " ucap mika
" gue gak bakal nyerah, gue bakal cari cara agar Hani jadi pacar gue. gue harus bikin mereka putus " ucap Rangga yang penuh dengan emosi
" loe gak boleh gegabah Rangga, loe harus tenang dulu. gue bakal tetep bantuin loe ngga " ucap mika
" thanks mika " ucap Rangga
--_
hari sudah siang, bell pupang sekolah pun berbunyi. Hari ini memang banyak jam kosong di beberapa kelas sekolah Garuda. Hanya anak kelas 3 yang tetap ada pelajaran Hari ini. maklum kelas 3 selalu diusahakan tidak ada jam kosong.
Hani berjalan menuju area parkir bersama Rafka. sambil mengobrol dan bercanda. Rangga hanya melihat itu dari kejauhan. dalam batin nya berkata " lihat aja, gue bakal rebut Hani dari cowok songong itu ".
Rafka langsung mengantar Hani untuk pulang ke rumah nya. sampai di depan rumah Hani pun seperti biasa Rafka langsung pulang ke rimah nya setelah Hani masuk ke dalam Rumah.
" non Hani sudah pulang ? " ucap mbak tri
" iya mbk barusan " jawab Hani
" mbk siapin makan ya non " ucap mbk tri
" iya mbk, Hani ganti baju dulu ya " jawab Hani
Hani masuk ke dalam kamar nya, lalu memasuki kamar mandi dan berganti baju. setelah itu langsunh turun kembali menuju dapur.
" mbk tri masak apa ? " tanya Hani pada mbak tri
" mbk tri bikin soto ayam non " jawab mbk tri
" wah enak nih , ada kerupuk udang nya kan mbk ? " ucap Hani
" iya non ada, silahkan makan non " ucap mbk tri
" mbk sudah makan? " tanya Hani pada mbk tri
" belum non " jawab mbk tri
" ya udah makan sini bareng Hani mbk " ucao Hani
" ah ndak usah non, nanti saja saya makan di belakang setelah non Hani selesai " jawab mbk tri
" sini aja mbk, bareng Hani. makan sendirian tub rasanya aneh banget tau mbk " ucap Hani
" tapi non ...
" udah gpp duduk sini mbak, ayo kita makan sama sama " ucap Hani
" baik non " ucap mbk tri lalu duduk dikursi untuk makan bersama Hani
Hani memang lah anak yang baik. dia tak memperlakukan pembantu dirumah nya itu babu. dia selalu memanusiakan mbk tri. ini bukan pertama kali nya Mbk tri makan bersama Hani. cukup sering Hani minta ditemani makan.
" oh iya mbk tri, gimana kemaren waktu suami mbk tri ketemu kak samudera. apa suami mbk tri setuju atas permintaan kak sam ? " tanya Hani pada mbk tri
" den sam belom cerita ke non Hani ? " tanya mbk tri
" belom sempet mbk, semalem Hani pulang langsung tidur " jawab Hani
" suami saya setuju mbk, tapi belom bisa dalam waktu dekat ini, karena ada pekerjaan sebagai supir di kantor nyonya dan itu ada kontrak nya. harus nunggu habis kontrak dulu non " jelas mbk tri
iya suami mbk tri adalah pak Sarip. supir dari mama Hani. supir pribadi memang tapi ada terkait kontrak dengan kantor usaha milik Ratna. karena Tak hanya mengantar jemput Ratna.
" ohh gitu, trs kapan kontrak nya bisa selesai mbk ? " tanya Hani
" gak lama kok non, kurang lebih satu minggu " jawab mbk tri
" ohh gitu baiklah " ucap Hani
Hani selesai makan. kembali ke atas menuju kamar nya.
dia mengambil ponsel milinya yang berada di atas meja belajar nya.
dia sedang kangen dengab sang mama, jadi dia ingin menelpon mama nya.
" tut.. tut.. tut. tutt... tut.. tut... tut... "
" Hallo Hani " suara sang mama terdengar dari ponsel milik hani
" hallo mama, Hani kangen banget sama mama " ucap Hani
" mama juga sayang, kamu sudah pulang sekolah? sudah makan? " tanya sang mama
" sudah ma, barusan selesai makan. mbk tri masak soto hari ini ma " jawab Hani
" oh ya, enak pasti nya " ucap Ratna
" iya dong ma, mbk tri kan masakannya enak " jawab Hani