Bulan berlalu dengan begitu cepat. Semua cerita terlewati dengan baik dan masih pada tempatnya. Erina yang masih sering menyusahkan Nada dengan berbagai hal konyol. Namun, lagi-lagi, Nada akan membuat semua dijalankan sesuai rencananya. Tentu lagi-lagi hal itu membuat rasa benci wanita itu semakin membesar. Ada satu momen lagi yang begitu istimewa hari ini. Di ruangan bernuansa putih dengan ornamen bunga-bunga yang menghiasi. Ditambah sofa manis yang ditaruh di ujung tengah ruangan. Kerumunan orang sudah ada sejak pagi-pagi sekali. Seorang gadis sedang dirias untuk acara penting itu. Rambut panjangnya digelung rapi dan dihias. Senyumnya begitu merekah. Tatapannya terus merasa takjub dengan perubahan dirinya di cermin. Sesaat kemudian, ia mengganti baju menjadi sebuah baju putih yang mewa

