Ciuman Singkat

1374 Kata

“Jadi apa yang terjadi di dalam? Kamu dari tadi belum cerita loh,” tutur Arelia sepanjang perjalanan menuju rumah. Nada yang memang enggan untuk membahas hal itu memilih untuk diam dan tak acuh dengan penuturan gadis bersurai panjang di sebelahnya. Bukannya tidak ingin terbuka, tetapi ingin sejenak saja lari dari kejadian tadi yang membuat jantung berdebar-debar tidak karuan karena emosi semua lelaki di ruangan tadi. “Arel, biarin aku istirahat dulu, baru kita ngobrol. Oke,” balas Nada tegas. Arelia mengerucutkan bibir, tetapi memilih untuk diam dan membiarkan sahabatnya itu untuk sekadar istirahat. Malam datang saat kedua gadis itu duduk di dipan. Menatap langit yang bersih dari bintang-bintang. Namun, cahaya bulan berpendar begitu terang membuat Nada sendu dan mengingat masa-masa keti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN