Sejak pembicaraan saat itu, Danur memilih untuk tidak bertegur sapa dengan Nada. Lelaki itu bahkan seakan memasang tameng saat berada di sampingnya. Satu-satunya hal yang mereka bicarakan adalah masalah pekerjaan. Tidak lagi hubungan santai seperti sedia kala. Nada yang merasakan perlakuan berbeda itu hanya bersikap biasa. Mungkin itu adalah salah satu cara bagi lelaki itu untuk menangkan diri. “Nada, nanti ada kertas 5 rim datang, kamu ambil di ruang ATK bawah, ya,” suruh Dinda. Kehamilan Nada memang belum diketahui banyak orang bahkan teman sekantornya. Jadi, jangan heran kalau ia masih sering diminta untuk melakukan sesuatu yang berat. “Biar saya aja, Mba Dinda,” tutur Danur menanggapi. “Makasih, ya,” bisik Nada kepada lelaki itu. Perihal kehamilannya yang sudah masuk dua bulan it

