Chapter 25 : Antrogade Amnesia

1136 Kata
Keadaan ruangan kantor kepolisian itu terlihat cukup lenggang. Yokshire Yang merupakan sebuah county bersejarah di Inggris utara dan merupakan county terbesar di Britania Raya. Yorkshire diakui sebagai teritori geografis dan daerah kultural. Nama Yorkshire sangat familiar dan dipahami di seluruh Britania Raya dan lazim dipakai di media serta di militer. Tingkat kriminal di daerah ini termasuk rendah. Tapi Casey tidak pernah menduga bahwa rendah di sini mencapai kata damai, hingga kantor kepolisian bisa kosong dari penjahat. "Dad!" Casey memekik dan menghambur memeluk Tom yang baru saja muncul dari pintu kantor bersama Lexie yang kembali harus berperan sebagai ibu Casey. "Jadi nona Casey adalah putri anda?" tanya inspektur Seraphina Bloom mengantarkan Casey pada Tom. "Ya, dia adalah putri bungsuku. Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Tom terlihat bingung dengan apa yang terjadi. Di tambah Tom yang membenci kantor polisi selalu tidak senang jika berada di kantor kepolisian. polisi adalah musuh alami para pencuri, dan Tom selalu was-was saat harus berada di teritori musuh. "Itulah justru yang ingin saya tanyakan, silakan duduk," inspektur Seraphina mempersilahkan Tom duduk di samping Sean sementara Casey sudah di pelukan Lexie dan mereka duduk di sofa yan cukup jauh dari meja kerja inspektur Bloom. Tom dan Lexie hanya menurut. Seraya melanjutkan akting mereka sebagai orang tua yang menyayangi anak gadisnya yang manja. "Aku sudah mendengar sedikit penjelasan dari Tuan Willis. Saya akan mengkonfirmasinya pada anda. Pertama, benarkah tuan Willis adalah tunangan nona Casey?" tanya inspektur Bloom dengan sebuah catatan di pangkuannya. Tom mengangguk, "benar, mereka tinggal bersama sampai mereka menikah." "Tinggal bersama? Benarkah? Kenapa nona Casey mengatakan pada saya bahwa dia disekap?" Selidik Inspektur wanita dengan tatapan tajam itu. "Karena--" Tom terdiam, ia melirik Casey sekilas, sebelum detik selanjutnya terdengar sebuah isakan dari seseorang yang terduduk di samping Tom --Sean. Dan seketika Casey merasa sesuatu yang tidak bagus akan terjadi. "Dulu kami adalah pasangan yang bahagia, tapi setelah kejadian itu semuanya berubah," Suara serak Sean terdengar dan seketika Casey menepuk wajahnya. Sean akan kembali melakukan drama! Casey memejamkan netranya dalam. Dulu? Dulu kapan? Mereka bahkan baru berkenalan beberapa hari lalu. Lalu semuanya berubah? Berubah semenjak apa? berubah semenjak negara api menyerang? Casey tidak henti-hentinya menggerutu. "Inspekt-" Casey hendak bersuara namun Lexie menahannya dan malah menekan wajah Casey pada dadanya, memeluk Casey. "aku mohon Casey. Tapi kali ini kau harus diam, untuk menyelamatkan kami." bisik Lexie setengah mengancam. Casey membolakan matanya tak percaya. Apa-apaan ini? Jangan bilang Tom dan Lexie tengah membuat konspirasi untuknya "Casey memiliki penyakit amnesia anterograde dimana ia melupakan sebagian memori kehidupannya dan gerak memorinya terhenti pada satu tahun, yaitu tahun terburuk dalam kehidupannya di mana ia diculik dan disekap lalu mengalami tindakan yang membuatnya trauma." Ungkap Sean dengan netra berkaca dan hidung mancungnya memerah dengan ingus. Oh lihat lah orang yang ahli melakukan drama ini! "Saat itu kami semua putus asa. Casey terlihat tak bisa melanjutkan hidup. Ia selalu kabur dari rumah karena ia berpikir itu bukan rumahnya. Ia berpikir bahwa ia masih disekap." tambah Tom yang membuat Casey semakin menggeleng dan memejamkan matanya rapat. Tidak, jangan berpikir bahwa Casey terbawa dengan kisah sedih itu, ia hanya berpikir keras bagaimana bisa Sean membuat Tom yang koleris menjadi melankolis dalam hitungan detik? Dan yang paling membuatnya ingin menangis kesal, kenapa semua berpihak pada Sean?! "Aku menyuruh Sean untuk melupakan putriku. Tapi ia tetap bersikukuh mencintai putriku meskipun ia tahu ia terus dilupakan. Kau tahu setiap hari Sean akan mencatatkan banyak memori Casey agar Casey tidak lupa. Lihatlah ini" ujar Tom menarik sebuah catatan dari saku jas Sean dan menunjukannya pada inspektur Bloom. Dan hei ,kapan Sean membuat catatan itu?! "Bagiku mencintai Casey adalah bagai berjalan dalam mimpi. Aku muncul dalam mimpinya, memeluknya dan memberinya cinta. Tapi keesokan harinya ia melupakanku. Kau tahu lagu EXO she's dreaming? Seperti itulah aku pada Casey, aku hanya pria dalam mimpinya yap keesokan harinya akan dilupakan, tak peduli seberapa kuat aku mencoba membuatnya mengingatku. Jadi aku pikir dengan membuatnya tinggal bersamaku, aku bisa mengukir sedikit kenangan di benaknya." cerita Sean yang sukses membuat semua orang di ruangan itu menangis. Bahkan Lexie menangis sesenggukan! Sementara Casey hanya bisa menahan kesal, dan perasaan mual mendengar kisah yang dikarang Sean itu. Casey mulai curiga apakah jangan-jangan Sean adalah Shakespeare di abad ini? Tak butuh waktu lama inspektur Seraphina terlihat mengusap wajahnya dengan telapak tangan, "J-jadi begitu? Hiks.. Maaf aku harus ke toilet sebentar," ujar inspektur Bloom lalu berjalan pergi, dan seketika Tom dan Sean mengeluarkan obat tetes mata lalu mengibaskan tangan didepan mata mereka agar mereka menangis. Sementara Casey hanya bisa melongo melihat usaha dua orang itu. "Aku membutuhkan penjelasan atas semua ini!" ujar Casey. Sean memutar tubuhnya lalu menatap Casey sinis. "Aku yang membutuhkan penjelasan darimu! Kenapa kau memasuki kamar itu? Bukankah aku sudah bilang dari semua kamar kau tidak seharusnya memasuki kamar itu? Dan sekarang kau berani menyeret ku ke sini?!" "Hei aku hanya penasaran salahmu juga yang-" Pssttt "Kau membuatku- aku terkadang lelah Casey, kenapa kau tak bisa mencintaiku? Kenapa kau tak bisa mengingatku walaupun hanya sedikit saja? Tapi aku minta maaf. Tadi aku begitu, terbutakan gairah karena selama bertahun-tahun aku harus menahan itu." Sean merubah topik pembicaraannya saat Tom memberi kode bahwa inspektur Bloom datang. Casey kembali memutar bola matanya seraya mendengus dalam hati. Bertahun-tahun katanya? Beberapa jam yang lalu jelas-jelas ia hampir merenggut mahkota Casey. "Baiklah ternyata ini salah paham. Aku yakin jika Tuhan akan memberikan jalan terbaiknya, terutama untukmu tuan Blaxton. Kau sudah mencintai nona Casey dengan tulu.s" ujar inspektur Bloom mengelus pundak Sean dengan lembut lalu ia melangkah ke arah Casey dan berjongkok dihadapan Casey. "Kau dan tuan Blaxton akan berakhir bahagia. Aku yakin itu, semoga kau segera sembuh. Kalian adalah pasangan serasi." ujar inspektur Bloom memeluk Casey lembut. Sementara Casey kembali memutar bola matanya pasangan serasi? Serasi dalam mencuri huh? Dan lagi yang seharusnya didoakan sembuh adalah Sean. Sembuh dari penyakit mesumnya, dan penyakit dramanya itu. "Aku akan menghentikan penyelidikan ini." ujar inspektur Bloom melepaskan pelukannya pada Casey. Namun sebelum inspektur Bloom pergi, Casey menarik lengan inspektur itu kearahnya. Tiba-tiba saja sebuah rencana lain muncul, Casey menyeringai "Tadi anda membahas thief bukan? Saya ingin membuat pengakuan bahwa ada thief disini, apakah anda tidak bisa merasakannya?" ujar Casey yamg seketika membuat ketiga orang di sana- Lexie, Tom, dan tentu saja Sean menahan napas. Sean bahkan menyerapah dalam hati. Penguin berdadaa itu benar-benar menantangnya! Setelah ini Sean bersumpah bahwa ia tidak akan bermain-main lagi dengan penguin atau tikus berdadaa itu. Lihat saja! Tapi Sekarang apa yang harus Sean lakukan untuk menyumpal mulut gadis itu? Note :  -Antrogade Amnesia : Mungkin istilah ini begitu kurang familiar bagi Anda, namun jenis ini memang ada dan merupakan sebuah gangguan daya ingat di mana peristiwa masa lalu masih menempel begitu lekat pada memori seseorang. Hanya saja, ia hanya bisa mengingat yang sudah lalu sedangkan kejadian yang baru-baru saja terjadi malah sama sekali tak dapat diingat. Sumber : alodokter
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN