JANGAN MENYERAH

1046 Kata
Sampai di rumah, Kayla langsung menyiapkan bahan bahan untuk masak makan malam. Hati nya begitu senang, Ternyata Alvin tidak segitu dingin yang seperti ia pikirkan. Alvin masih mempunyai hati yang baik. Ia yakin, Alvin pasti sudah mulai membuka hati kepada nya, jika memang tidak, ia tidak mungkin membayarkan makanan nya di cafe tadi. Walaupun hanya sebatas di bayarin tanpa Alvin bilang ataupun menghampiri nya di meja nya, tapi ia yakin, Alvin mulai memberika kesempatan kepada nya. " Walaupun kamu belum sepenuh nya bisa Nerima aku, aku yakin Vin, suatu saat kamu pasti bisa Nerima aku. " ucap nya begitu seneng. Ia memulai untuk memasak makan malam untuk Alvin, ia tidak sabar menunggu malam tiba dan melihat Alvin memakan masakan nya. Sementara itu, Alvin masih sibuk dengan kerjaan nya di ruangan nya. begitu banyak sekali kerjaan yang numpuk di meja nya. Entah sampai kapan, kerjaan nya selesai. Ia terlihat sangat serius menyelesaikan pekerjaan nya. Padahal waktu sudah semakin malam, dan sudah banyak karyawan yang sudah pada pulang, hanya ada Alvin dan sekretaris nya saja. Tok tok tok ..... Suara ketokan pintu terdengar, Alvin menyuruh orang yang mengetok ruangan nya untuk masuk. " Masuk. " ucap Alvin. " Maaf pak, saya mau mengantarkan kopi untuk bapak. " ucap sekretaris nya dan menaruh kopi di atas meja nya Alvin. " Ko kamu yang nganter, OB kemana ? " ucap nya. " OB sudah pada pulang pak. " " Emang sekarang udah jam berapa ? " tanya Alvin sambil melihat ke hp nya. Ketika ia melihat jam di hp nya, ia tidak menyangka jika waktu sudah menunjukan pukul delapan malam. Ia tidak tahu, jika sudah begitu malam, tapi kerjaan nya masih saja menumpuk dan belum juga selesai. " Kenapa kamu belom pulang ? " tanya Alvin kepada sekretaris nya. " Saya menunggu pak Alvin. " " Yaudah kamu pulang aja, sebentar lagi saya juga akan pulang. " Alvin menyuruh sekretaris nya pulang, dan ia melanjutkan beberapa dokumen lagi dan baru ia akan pulang. Sementara Kayla sedang menunggu kedatangan Alvin yang belom juga pulang pulang. Apakah malam ini Alvin tidak akan pulang, itu yang ada dalam pikiran nya tapi kenapa Alvin tidak sedikit pun memberi kabar kepada nya. Ia ingin menghubungi Alvin namun ia takut jika ia menghubungi Alvin, Alvin akan marah kepada nya. Akhir nya ia tetap menunggu Alvin di meja makan, ia sudah menyiapkan makan malam untuk Alvin. Makanan itu kini menjadi dingin, mungkin nanti Alvin tidak akan memakan makanan nya karena ini sudah terlalu dingin. Tapi Kayla tidak ingin menyerah, ia yakin Alvin pasti akan memakan makanan nya malam ini. Waktu menunjukan pukul sebelas malam, Alvin baru saja sampai di Apartement. Saat masuk, ia melihat Kayla yang tertidur di meja makan. Alvin langsung menghampiri Kayla. Ia tidak menyangka, Kayla begitu keras kepala berusaha untuk membuat ia luluh. Seketika ia teringat kata kata Bima tentang Kayla. apa mungkin ini saat nya membuka hati dan coba untuk mengenal Kayla lebih dalam lagi dan memberi kesempatan untuk Kayla. " Apaan si Vin, lu gak usah mikir yang gak gak. " ucap nya dalam hati. Ia melihat Kayla sudah memasak makanan yang begitu enak untuk nya sampai ia tertidur di meja makan. Tadi pagi Alvin tidak makan masakan Kayla, ia mencoba untuk memakan masakan Kayla. Alvin pergi untuk bersih bersih dan membiarkan Kayla untuk tetap tertidur di meja makan. Setelah selesai bersih bersih, Alvin kembali ke meja makan, dan melihat Kayla yang masih tertidur. Ia langsung segera mengambil piring dan memakan makanan yang telah Kayla masak sambil tetap membiarkan Kayla tetap tertidur. Beberapa saat kemudian, Kayla terbangun dan ia terkejut melihat Alvin berada di depan nya. " Vin. ko kamu pulang gak bilang bilang. " ucap Kayla yang masih terlihat wajah yang baru bangun. " Lu aja tidur. lagian ngapain gua harus bilang ke lu, ini kan rumah gua. " ucap nya begitu dingin. " Iya aku tau. Ehh... ko kamu makan itu, itu kan udah dingin. " ucap nya. " Emang, lagian sayang kalo di buang. " Seketika kata kata itu membuat Kayla senang, ia tidak menyangka Alvin akan berkata seperti itu. " Aku buatin yang baru aja ya. " " Gak usah. lagian gua abis ini mau tidur. " Sifat Alvin masih saja dingin kepada nya, namun perilaku Alvin yang seperti ini membuat Kayla senang. Akhir nya ia tidak sia sia memasak makanan untuk Alvin, ia akhirnya memakan masakan nya. Ini awal yang bagus untuk hubungan nya dengan Alvin, ia tida akan menyerah begitu saja, ia yakin Alvin akan segara memberi ia kesempatan. Alvin sangat menikmati makanan nya, setelah selesai makan, ia segera pergi meninggal kan Kayla di meja makan. Ia terlihat sangat lelah hari ini, karena begitu banyak kerjaan yang harus ia kerja kan bahkan kerjaan nya masih belum juga selesai. Ia harus segera tidur, karena besok ia harus kembali ke kantor dan mengerjakan kerjaan yang masih belum ia selesaikan. " Aku tau Vin, kamu memang belum sepenuh nya membuka hati kamu, tapi aku yakin suatu saat kamu akan Nerima aku. aku gak akan nyerah. " ucap Kayla sambil tersenyum. Setelah selesai merapihkan meja makan, Kayla segera pergi ke kamar untuk tidur juga. karena hari sudah semakin malam. Malam ini, ia bisa tertidur dengan nyenyak dan bahagia. Ia akan kembali memasak makanan untuk Alvin besok pagi. Pagi telah tiba. Seperti biasa Kayla yang terbangun lebih dahulu. ia buru buru untuk memasak sarapan pagi ini. Ia ingin membuat Alvin kembali memakan masakan nya, bahkan Kayla juga menyiapkan bekal untuk makan siang Alvin. Ia ingin Alvin bisa makan siang makanan yang ia bawa, Jadi Alvin tidak usah makan siang di luar. Setelah selesai masak, ia membangunkan Alvin, namun saat di kamar, Kayla tidak melihat Alvin di kamar. Ternyata Alvin sudah bangun dan sedang mandi. ia segera kembali ke meja makan dan menunggu di meja makan. Sementara Alvin selesai mandi, ia segera akan pergi ke kantor. saat ia akan berjalan ke luar, Kayla memanggil nya dan menyuruh Alvin untuk sarapan dulu. " Vin, sarapan dulu. " ucap Kayla. "Gak, gua buru buru. " ucap Alvin. Namun Kayla memberhentikan langkah Alvin, dan memberikan Bekal itu untuk Alvin bawa ke kantor. Walaupun Alvin tidak ingin sarapan, seengga nya ia mau membawa bekal ini untuk ia makan. Kayla takut Alvin akan jatuh sakit karena seperti nya kerjaan Alvin sedang banyak, ia begitu mencemaskan keadaan Alvin
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN