Dilara menatap motor yang dipakai Aji. Baru, dari mana ayahnya dapat uang sebanyak itu? Tanpa ia tanya, Dilara sudah tahu jawabannya. Bahwa Adelia orang yang selalu membelikan ayahnya barang-barang. Aji senang, melihat ke arah motornya yang tampak mengkilap. Kendaraan impian yang tak mampu ia beli, tapi berkat Adelia dia bisa membeli apa yang ia mau. Sadar arah pandang anaknya ke mana, Aji mendelik pada Dilara. "Ngapain kamu masih di sini? Sana masuk!" katanya mengusir Dilara agar dia segera masuk ke dalam rumah. "Ayah beli motor baru? Uang dari mana?" tanya Dilara. Memberanikan diri untuk tidak menggubris perkataan ayahnya tadi. Miris saja, setiap pulang Aji selalu membawa barang yang dibelikan Adelia dan itu barang mahal, Adelia selalu menurutinya, tidak habis pikir. "Iya, bagus,

