Mahendra akhirnya menemui Aji dengan keadaan masih marah. Disusul oleh Adelia yang mengikuti langkah kakinya. Mahendra ingin memastikan, yang dikatakan Adelia itu benar atau tidak. Ia tidak menaruh rasa curiga sedikit pun pada sopirnya sendiri, karena lelaki yang ada di foto tadi sengaja ditutupi. Mahendra jadi penasaran, entah foto asli atau bahkan editan. Akhir-akhir ini jadi sering kedapatan nomer asing ke ponselnya. "Aji! Aji!" Mahendra berteriak sesampainya di lantai bawah, ia terus memanggil nama Aji agar pria itu memberikan kesaksian seperti yang Adelia katakan. "Mas, jangan di sini, nanti kedenger Nana," ujar Adelia, sambil membujuk Mahendra. Mahendra menulikan pendengarannya, ia malah menatap bengis pada wanita yang diduga selingkuh. Suara teriakan Mahendra terdengar sampai

