Pukul setengah dua belas siang Asta baru kembali ke apartemennya. Tidak langsung pulang setelah urusan di rumah sakit selesai, dia memutuskan untuk mengisi perut dulu di sebuah restoran sehingga ketika kembali ke tempatnya tinggal, dia tidak perlu menyiapkan apapun lagi untuk makan siang. “Aku pikir hari ini bakalan jadi hari yang baik, tapi ternyata salah.” Duduk bersandar di sofa ruang tengah, ucapan tersebut dilontarkan Asta setelah sebelumnya menghembuskan napas kasar. Bukan tanpa alasan, Asta berucap demikian karena hasil tes kecocokan ginjalnya dengan Valeria menunjukan persenan yang sangat rendah, sehingga untuk menjadi donor, dirinya tidak dianjurkan. Tak hanya Asta, ginjal Sastra juga tidak cocok dengan Valeria, sehingga diantara mereka berdua, satu pun tidak ada yang bisa menj

