Harapan Untukmu

1213 Kata

Ananda Rhea Prahadi Setelah keluar dari lift aku terus mengikuti langkah Rehan yang panjang. Kaki kecilku agak sulit mengimbanginya ditambah high hells yang menambah siksaan orang sepertiku. Aku jamin, selesai dari acara ini. Aku akan menggunakan sandal jepit seharian. Rasa anehku muncul, saat menyadari Rehan kok lancar banget ya jalannya. Maksudku, dia tidak perlu bertanya pada petugas manapun, tapi dia melangkah begitu saja membawaku ke setiap kelokan. Seperti sudah hafal betul dengan sisi setiap sudut hotel ini. Tak lama kemudian kami sampai di tempat tujuan. Nyaliku semakin ciut saat melihat ruangan itu dari kejauhan. Ya ampun, cantik banget sih. Dari luar saja sudah nampak indah. Apalagi setelah sampai ke dalamnya. Aku terhenti seketika, sementara Rehan masih tetap berjalan, dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN