Ananda Rhea Prahadi Lama aku bertahan disini. Lebih tepatnya memaksakan bertahan karena tak ada pilihan lain, parkiran di basement ini agak gelap dan panas. Aku sampai berkeringat. Kakiku sudah telanjang tak lagi menggunakan high hells. Make up ku mungkin sudah luntur dan nggak karuan, tapi aku masih tetap menunggunya. Menunggu Rehan datang. Habis, jika tak menunggunya, siapa lagi yang bisa ku harapkan. Aku nggak pernah sesedih ini kayanya. Bahkan saat tahu Allan memiliki pacar. Apa karena usiaku yang beranjak dewasa, membuatku terlalu serius saat menjalani hubungan? Aku lupa akan suatu hal, kalau yang sudah menikah saja bisa cerai apalagi kami yang hanya pacaran, sembunyi-sembunyi pula. Semoga saja, tak ada security yang lewat kesini. Jangan sampai aku dicurigai sebagai orang jahat ka

