21. TELAGA KEMANGDA

1095 Kata

Angin malam masih berusaha berbisik pada rembulan yang malu-malu mengumpat di balik awan. Suasana Caringin tidak jauh dari biasanya. Hanya saja, malam ini terjadi sesuatu di balik telaga Kemangda yang memiliki pancuran patung singa, dibuat oleh tangan pengerajin tanah Jawi terbaik yang dimiliki. Di telaga sepi ini, Wulan melepas seluruh kain sederhana yang membelit tubuh indah yang semampai. Rambutnya panjang tergelung asal. Garis-garis wajah Wulan lebih ayu jika di lihat dalam jarak sedekat nadi dan kematian. Begitulah sekiranya raut wajah yang nampak di balik kecantikan puteri Mpu Parka. Sebab, matanya sayu seperti mata ayam, wajahnya bulat dan harga yang mahal jika ingin melihat senyumnya. Umurnya sembilan belas tahun, sudah terlalu tua untuk gadis seusianya belum menikah. Biasanya an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN