Tiga Puluh Dua

1061 Kata

Mala menatap dua bola mata polos yang mengerjap saat memandangnya. Tersenyum kecil ketika pemilik mata itu memberenggut. “Abang nanti bakalan sering main kesini kok. Main sama Andi kaya biasanya. Jadi, jangan sedih, ya...” ucap Mala pada Andi. “Bunda sama abang nggak tinggal sama Andi lagi?” tanya Andi lesu. “Iya. Abang sama Bunda mau tinggal sama Aunty Haruka lagi. Soalnya Aunty Haruka takut kalau harus bobo sendirian.” “Andi juga takut kalau harus bobo sendirian lagi. Nggak bisa ya Bunda, bang Leo tinggal sama Andi terus?” Mala meneguk ludahnya berat. Permintaan Andi membuat sisi lemahnya kembali mengaum. Tapi dengan susah payah Mala mempertahankan senyuman manisnya saat memeluk Andi. “Makasih ya sayang, udah mau terima Leo jadi abang kamu. Terima kasih juga udah mau terima Bunda jad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN