"Kamu yakin Adras yang kirim? Gimana kalau ternyata yang balas ini Harpa dan dia sendiri yang ambil foto, kayak pakai timer gitu," komentar Tasya begitu Okna memperlihatkan chat terakhirnya dengan Adras. "Aku gak peduli siapa yang kirim. Tapi aku hancur banget," keluh Okna. Dia melipat tangan di atas meja dan menyembunyikan wajah di antara lipatannya. Tangan Marion mengusap kepala Okna. "Gimana kalau kita balas dendam saja. Kita ajak Harpa ketemuan tanpa Adras. Pakai saja alasan kalau itu hanya untuk alumni wanita. Di sana kita permalukan dia." Senyum Marion terlihat licik. Wanita itu menatap teman-temannya bergiliran. "Biar dia malu sampai gak berani lihatin mukanya." Selly mengetuk jemari ke meja makan. Saat itu mereka tengah makan malam bersama sekaligus menemani Okna yang sedang sed

