"Itu kamu, kan?" tegur Narvi sambil berkacak pinggang di depan Nolan. Malam itu Nolan tengah bertemu dengan teman-temannya di sebuah cafe kopi terkenal. Narvi kebetulan melihat Nolan di sana. Tadinya dia sudah mencari ke sana dan ke mari keberadaan pria itu. "Apa?" tanya Nolan yang kaget akibat Narvi sempat menggebrak mejanya. Narvi menarik kerah kemeja Nolan. "Kamu punya masalah apa, Nar?" "Kamu yang rusak jalur masukku ke komputer pribadi musuhnya Harpa, kan? Untuk apa? Sejak dulu kamu sama Adras memang mencurigakan. Harusnya aku gak biarin teman-temanku berurusan sama kalian!" omel Narvi. Nolan berusaha melepaskan kerahnya. "Aku gak tahu kalau itu punya kamu. Beneran! Aku cuman mau bobol juga, tapi terhalang sama program yang kamu buat," jelas Nolan. Narvi mendorong pria itu. "Untuk

