87. Tanpa Sengaja

1518 Kata

"Yang mana toko kemarin, sih?" Narvi masih bingung mencari tempat di mana kemarin dia membeli perangkat keras komputernya. Dia sudah berputar-putar sejak tadi hingga kaki merasa sakit. "Kayaknya aku makan dulu saja," batinnya. Narvi turun ke lantai bawah di mana ada foodcourt. Hari ini dia kembali sendiri. Dia sudah jera dengan namanya pacaran. Wanita itu berjalan di antara orang-orang yang berdiri. Mereka berdesakkan hingga hanya meninggalkan cela yang sempit. Narvi baru sadar ada yang tidak beres setelah mendengar teriakan. "Ada apa ini?" tanyanya. Penasaran, dia terus maju ke tempat yang menjadi perhatian. Di sana Narvi menemukan sosok Nolan yang sedang saling tarik kerah dengan seorang pria. "Kamu bawa cewek orang jalan dan gak ngaku selingkuh?" tegur pria itu. "Emang aku ngapain?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN