Pulau Perawan, Kep. Seribu

1271 Kata

"Berapa, Kang?" "Saru hari 50 ribu, A." "Atuh, Akang. Mahal banget. Kurangin dikit atuh, Kang." "Waduh, gimana ya, A. Gak bisa." Pria berusia sekitar 30 menggaruk garuk kepalanya karena, melihat seorang laki laki yang sedang melakukan transaksi tawar menawar dengannya. "Baru kali ini ada yang nawar harga parkir lho, a." Jelasnya pada Gleen yang kali ini sedang adu rayu dengan si akang parkir. "Tolongin atuh, Kang. Akang gak lihat tu temen saya?" Gleen menunjuk Raina yang sedang duduk di tanggul dekat perahu perahu. "Dia lagi sakit. Trus, saya juga gak bawa uang cash banyak soalnya dadakan inimah, kang. Jadi, kurangin atuh, kang. Pikirin buat kehidupan kami nanti di pulau." Rayu Gleen. Si akang parkin yang menatap Raina pun merasa iba. Bagaimana tidak, ia meligat seorang wanita yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN