7 : Melody Masak?

1822 Kata
* "Gue harus masak apa coba?" gumam Melody menggaruk kepalanya sambil memandangi bahan makanan yang lengkap didalam kulkas ini. "Gua gatau harus masak apa, dan gimana caranya?!" jeritnya frustrasi. "Apa gue minta bantuan Bibi aja ya? O, iya! Gue harus kekamar bibi," ucap Melody semringah. "Mau kemana lo?" sela Iqbaal tiba-tiba berdiri dihadapan Melody. "Gue mau kekamar pembantu lo," ucap Melody. "Mau minta di ajarin masak?" tebak Iqbaal. "Ah bawel lo, suka-suka gue kali, mau ngapain kek," sahut Melody mengalihkan pandangannya kearah lain. "Gak bisa! Tadi pagi setelah lo pergi ke kampus, gue udah suruh pembantu gue gak kerja disini lagi, tapi kerja di rumah Bunda aja, karna kebetulan pembantunya bunda gak kerja disana lagi karna baru nikah. Jadi, disini gak ada pembantu lagi. Lagian gua kan udah punya istri," jelas Iqbaal menyeringgai. Melody membulatkan matanya, "What?!" pekiknya. "Gak usah kaget gitu. Udahlah, sekarang cepet lo masak! Gue sama Embryl udah laper, masa sih lo gak bisa masak sama sekali," sindir Iqbaal berlalu dari hadapan Melody. Melody mengepalkan kedua tangannya. "Ini beneran mimpi buruk!" gerutunya kesal. * Iqbaal dan Embryl duduk dimeja makan menunggu Melody, Iqbaal sibuk dengan pemikirannya sendiri, sedangkan Embryl bergerak gusar sedari tadi. "Ncle, ante kok lama banget?" tanya gadis kecil ini. Iqbaal menoleh, "Hm, tante lagi masak yang enak banget mungkin, jadi lama," sahut Iqbaal ragu-ragu. "Wah! Belalti Embey bakal makan masakan yang enak banget kan, ncle?" ucap Embryl. "Hm, iya," sahut Iqbaal seadanya. "Ini nasi goreng spesial ala Melody," ujar Melody meletakkan kedua piring yang berisi nasi goreng keatas meja ini. Iqbaal memandang nasi goreng di depannya, baunya sangat harum, tapi ia ragu rasanya bagaimana. Karena ia tau Melody tak bisa memasak. Sedangkan Embryl langsung menyantap hidangan didepannya. "Um, ante enak," ucap gadis kecil ini. Melody tersenyum mendengar komentar gadis kecil itu. "Beneran, sayang? Syukurlah," sahut Melody lega. "Ehm Baal, lo gak makan?" tanya Melody beralih menatap Iqbaal yang tengah bengong tersebut. "Ini mau makan," jawab Iqbaal pelan. Dengan ragu ia memasukan sendok tersebut ke mulutnya, dengan perlahan ia mengunyah makanan itu dan menelan nya dengan pelan juga. Ia terdiam sejenak. "Gila! Enak banget," takjub Iqbaal. "Lo serius?" ucap Melody dengan mata berbinar. Iqbaal mengangguk mantap. "Iya. Ternyata lo bakat masak juga ya, gajah," ucap Iqbaal kembali menyuap nasi goreng itu. "Itu bukan bakat sih, Baal, itu tadi cuman asal doang," ucap Melody menggigit bibir bawahnya. "Tapi enak," puji Iqbaal tulus sambil tersenyum tipis. "Syukur deh. Tadinya gue takut juga lo berdua keracunan," ucap Melody. Iqbaal hanya terkekeh. Sementara Embryl? Gadis itu sangat lahap memakan masakan tersebut. "Baal," lirih Melody pelan. "Ya?" sahut pria ini. "Gue boleh minjem hp gue gak? Soalnya udah lama gak main hp," tanya Melody dengan hati-hati. Iqbaal kembali tersenyum tipis, ia memasukkan tangannya ke saku celana lalu meletakkan sebuah ponsel keatas meja. "Nih ponsel lo," ucapnya. Tanpa Melody sangka Iqbaal dengan mudahnya memberikan kembali ponsel miliknya. "Hp lo gue balikin," sambung Iqbaal. "Ini bukan mimpi, 'kan?" tanya Melody. "Ambil sebelum gue berubah pikiran.” Iqbaal mengultimatum. Dengan sigap Melody menyambar ponselnya. "Thanks," sahut Melody. Iqbaal hanya tersenyum pada Melody. Melody sedang membuka akun facebooknya yang mungkin sudah penuh sarang laba-laba. Ia pun melihat-lihat pemberitahuan facebooknya. "Hah? Setengah jam yang lalu Bella ngetag foto ke gue?" gumam Melody. "Buka deh," ujarnya lagi. * 'f*******: · Cari Beranda Profil Pesan Pemberitahuan Obrolan(254) Teman(960) Halaman Menu Arabella Grace -Bersama Melody Anabella Putri (hapus), Iqbaal Aldino Hermawan, Salshabilla Putri, Aldi Alexander, Steffanie Clayton [Foto Melody, Embryl, dan Iqbaal di Mall di edit jadi kolase] Ahaha ini tuh sweet banget! Ini tuh foto yang hot banget! Melody dan suaminya baju couple, terus pakai cium segala lagi... OMG! ✌ 30 menit yang lalu · di foto kronologi kiriman Arabella Grace Tampilkan Ukuran Penuh · Kirim sebagai Pesan · Laporkan Suka ✏Tandai ⤴Bagikan Steffanie Clayton, Salshabilla Putri dan 86 orang lainnya menyukai ini. Lihat komentar sebelumnya… Steffanie Clayton Gile :v Lo upload jugak ternyata Bel :v Suka · Laporkan · 24 menit yang lalu Salshabilla Putri Anak gue imut banget*salfok* Ahaha foto yang ketiga kocak parah Suka · Laporkan · 24 menit yang lalu Arabella Grace Stepuy : Iye :v Gak tenang gue kalau tu foto cuman diem doang di hp Kak Calca :v : waks Iya anak lu imut banget Ahahaha itu mah bukan kocak tapi lebih dari kocak *apa coba? Suka · Laporkan · 24 menit yang lalu Aldi Alexander Gile kapan tuh Bel? Ahaha bagus bagus Mah kita gak pernah beli baju gitu ntar beli yuk @Salshabilla Putri Suka · Laporkan · 23 menit yang lalu Salshabilla Putri Suami ku : Iya pah :* Suka · Laporkan · 23 menit yang lalu Dian Anissa Itu Melody? Sama Suaminya? Pantes udah lama gak liat dia di kampus, dia baru nikah? Suka · Laporkan · 23 menit yang lalu Arabella Grace Kak Aldeh ✌ : Tadi siang, iyedongs bagus,yang motoin kan gue Kak Calca : Mesra-mesraan jangan disini qaqa Dian : Ahahaha Iya dia udah kawin. Tadi dia kekampus kok,cuman kita tadi bolos. Soalnya baju Melody kotor gara-gara disiram nenek lampir Suka · Laporkan · 22 menit yang lalu Aldi Alexander GR akut-_- *Bellek ✌ Suka 1 · Laporkan · 21 menit yang lalu Salshabilla Putri Ngiri tanda jones ✌ Suka 2 · Laporkan · 21 menit yang lalu Dian Anissa Gue bisa nebak ☝ Yang numpahin itu pasti A sama konco-konconya 'kan? Suka · Laporkan · 21 menit yang lalu Arabella Grace Kak Aldeh : Biarin!! Kak Calcah : Yee cowok gue ada! @Fenly Adam Dian : Seratus buat lo Eh ngemeng-ngemeng Steffi mana Suka · Laporkan · 20 menit yang lalu Steffanie Clayton Barbara Palvin hadir✋ Suka · Laporkan · 20 menit yang lalu Arabella Grace Stepuy : Ngimpi meleh Suka · Laporkan · 19 menit yang lalu Lexii Petjah! Mantap jiwa Suka · Laporkan · 17 menit yang lalu Melody Anabella Putri Buset!!! Gila!!!! Saraf!!! NGAPAIN LO UPLOAD?! MALU-MALUIN!! Suka · Laporkan · baru saja Tulis komentar... Komentari Lampirkan Foto · Menyebut Teman' * "Agh!" Melody mendesah kesal. "Kenapa?" tanya Iqbaal heran. "Nih, lo liat sendiri!" ujar Melody menyerahkan ponselnya pada Iqbaal. Iqbaal pun menyeritkan keningnya melihat postingan Bella tersebut. "Ini tuh yang lucu bukan fotonya, tapi komentar temen-temen lo nih," komentar Iqbaal terkekeh. "Biasa lah, pada saraf semua," sahut Melody. "Eh, Mel ada notif i********: nih," kata Iqbaal menyerahkan ponsel Melody. Melody pun membuka pemberitahuan tersebut. * Bellagrace 1 menit yang lalu [Foto Melody nyium pipi Iqbaal] ❤1.245 Foto bersejarah@Melody_ana @iqbaalhermawan @salshabillap @alexaldi @stefficlay Komentar Lihat semua komentar.. . Isabella_april: Melody kok gak pernah bilang ya kalau nikah? Dian_nis : Aib bangett nih septiani_abel : Gans ya suaminya ✌ beruntung banget Stefficlay : Dih ini mulu-_- Ahaha tapi kocak Salshabillap : Bosan liat ini bel, yang lain kek Alexaldi : Gue mah liatnya gak pernah bosen Bellagrace : @Isabella_april waks iya soalnya itu acara khusus keluarga kali Gue sama epuy aja gak dateng Bellagrace : Suee lu ahahaha @dian_nis Bellagrace : ahaha iya @septiani_abel Bellagrace : Gak usah diliat kalau bosen Waeks @Stefficlay Bellagrace : Gak peduli gak ada lagi Qaqa @salshabillap Bellagrace : Gak nanya wekekeke @alexaldi Melody_ana : EMANG BENERAN SARAF! HAPUS DONG AH TEGA LU TEGA masukkan komentar... ▶' * "Ih!" Melody mengepalkan kedua tangannya. "Emang gila!" desahnya kesal. Iqbaal hanya terkekeh, "Foto itu lagi?" tebak Iqbaal. Melody mengangguk lemas lalu menghela napas, "Udah ah gue mau kekamar, entar kalau lo berdua udah selesai makan taro aja piringnya situ, entar gue cuci," kata Melody sambil beranjak pergi. Iqbaal hanya tersenyum. Ternyata Melody lucu juga ya. Cantik, baik kadang-kadang, duh kok gue ngerasa aneh gini ya? pikir Iqbaal pada dirinya sendiri. Ia pun hanya terkekeh lagi. "She's unique," gumam Iqbaal. * Melody menghempaskan tubuhnya di atas kasur ini. Ia pun menghela napasnya. "Kenapa perasaan gue aneh banget waktu Iqbaal muji masakan gue?" ucapnya sambil memandang langit-langit kamar ini. "Apa ini tanda-tanda cinta?" lanjut Melody. "Kayaknya bukan, ah, mana mungkin," ucapnya lagi sambil bangun dan duduk sambil memegang ponselnya. Ia terdiam saat menatap layar ponselnya dan melihat pesan-pesan serta missed call yang masih utuh seperti dulu. "Alvin," gumam Melody pelan. Ia memejamkan matanya dan tentu saja air matanya mulai membasahi pipi gadis ini. "Kenapa aku tetep aja sakit saat liat semua tentang kamu?" ucap Melody. "Aku masih cinta sama kamu dan selalu merindukan kamu," lanjut Melody mulai terisak. "Apa bisa kita kembali kayak dulu? Kenapa saat pandangan kita bertemu, kamu tak acuh seakan tak pernah mengenal?" gumam Melody. Ia pun mencoba membuka salah satu pesan Alvin. * ◀back "Alvinku" Options ▶ lihat pesan sebelumnya.. Mel kamu dimana sih? Aku kangen sama kamu. Sayang, aku harap kamu baik-baik aja. Aku mohon jawab sms dan telpon aku. Mel, I love you more and more... Kamu marah ya? Please jangan kayak gini. Kenapa gak masuk hari ini? Kamu sakit? Mel, aku mohon jawab. Aku cinta sama kamu.. Sekarang aku tau. Mungkin ini sms terakhir buat kamu, selamat ya. Semoga kamu bahagia sama dia. Ketik pesan.. ☺ Kirim▶' * Melody memegang dadanya, bagai menabur garam di atas luka rasanya, gadis ini benar-benar merasa sakit saat membaca pesan tersebut. "Andai waktu bisa di ulang, aku gak mau ngelewatin waktu-waktu bersama kamu.” Melody memandang langit biru dari jendela ini. Tanpa Melody sadari sepasang mata sedaritadi memperhatikannya. * "Sayang, uncle mau ke atas dulu ya," kata pria ini. "Iya ncle," jawab gadis kecil ini. Iqbaal, pria ini mulai menaiki satu-persatu anak tangga. Ia pun masuk kedalam kamar ini dan melihat seorang gadis tengah berbaring sambil memandangi langit-langit kamar. Ya, itu Melody. Iqbaal terus berdiri di depan pintu ini tanpa Melody sadari kehadirannya. * IQBAAL "Kenapa perasaan gue aneh banget waktu Iqbaal muji masakan gue?" Gadis itu bergumam. Entah kenapa perasaanku aneh waktu Melody nyebut namaku. "Apa ini tanda-tanda cinta?" lanjut Melody. Aku tersenyum tipis. Jika itu tanda-tanda cinta, mungkinkah aku sedang jatuh cinta padanya? Aku merasakan hal yang aneh didadaku saat didekatnya. "Kayaknya bukan, ah," ucapnya lagi sambil bangun dan duduk lalu memandang ponselnya. Okay, entah kenapa lagi hatiku sedikit kecewa saat Melody bilang kalau itu bukan cinta. Tiba-tiba saja dia terdiam sambil memandang ponselnya, aku juga gak tau kenapa. "Alvin," gumam Melody pelan. Dadaku langsung sesak saat mendengar Melody menyebut nama itu. Ia memejamkan matanya dan kemudian ia— Menangis? Aku gak tau pasti kenapa dia nangis? Apa karena pria bernama Alvin itu? "Kenapa aku tetep aja sakit saat liat semua tentang kamu?" ucap Melody. Apakah yang ia maksud itu Alvin? "Aku masih cinta sama kamu dan selalu merindukan kamu." "Apa bisa kita kembali kayak dulu? Kenapa saat pandangan kita bertemu, kamu acuh seakan tak pernah mengenal?" gumam Melody. Kata-kata itu entah mengapa membuatku sakit, Mel! Ya, kamu memang sangat mencintai dia, karena kehadiranku yang membuat kalian berpisah. Tapi, aku bisa apa? Keadaan membuatku seperti ini. Kulihat Melody berjalan kearah jendela sambil memandangi layar ponselnya dan terus terisak. "Andai waktu bisa di ulang, aku gak mau ngelewatin waktu-waktu bersama kamu," ucap Melody. Aku hanya bisa menghela napas. Aku tidak sanggup lagi. "Melody," panggilku. AUTHOR Melody tersentak dan segera berbalik sambil menghapus air matanya. "Iya Baal, kenapa?" tanya Melody. "Em, enggak. Lo ngapain disitu?" Iqbaal bertanya balik. "Ehm, cuman mau liat langit doang. Nyejukin pandangan," alibi Melody memaksakan senyuman di wajahnya. "Oh, yaudah gue kebawah lagi ya. Kasian Embryl sendirian," ucap Iqbaal. "Gak usah, Baal. Gue aja, soalnya gue mau sekalian nyuci piring," ucap Melody. Iqbaal mengangguk. Melody segera berlalu dan keluar dari kamar ini. Iqbaal menghela napasnya. "Lo bisa lari dan terus berbohong, tapi gue tau apa yang lo rasain sebenarnya, Mel." Well, jatuh cinta pada orang yang belum move on itu sulit.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN