Yang kita miliki saat ini bukanlah abadi, yang sulit bukan saat mencari tapi saat menjaganya agar selalu di sisi. Usai acara kirim doa, Talitha bergegas menjemput budenya di rumah teman yang sedang dikunjungi itu. Bersama Zufar, juga Abizard yang sedari tadi bersuara. Ah, lebih tepatnya bertanya dan itu berkali-kali. “Beli yogurt-kah?” “Enggak ada yogurt.” “Tadi, di rumah ada gambarnya,” sahut Abizard dengan cadel, menatap papanya yang sedang mengemudi. “Ya udah, minta TV sana!” Zufar menjawab dengan gemas. Maksud Abizard itu iklan. ‘Kan tadi ia menonton televisi bersama orang tuanya. Pada saat iklan yogurt lewat, Abizard langsung request, bahkan semua merek yogurt ia minta. Mulutnya Abizard ingin Talitha kucir saja. “Tak nak! Ada Papa, ‘kan?” “Emangnya kenapa kalau ada Papa?” Tali

