Belajar tentang Keikhlasan

1165 Kata

Yang menyakitkan itu bukan kehilangan, tapi belajar ikhlas untuk melepas. Hari ini Zufar tidak pergi bekerja karena di rumah ada acara sekaligus menemani anak-istrinya yang sedang manja dan butuh perhatian lebih. Zufar harus siap siaga untuk keduanya. “Beli yogurt, Papa!” pinta Abizard sembari gulung-gulung di lantai. “c*m, Papa. Go!” Sementara itu, Zufar sedang asyik menonton televisi sembari tangannya merangkul pundak sang istri yang diam saja. Pasutri ini bukan tak mendengar anaknya merengek, hanya saja mereka sedang menahan gemas. Abizard tadi sudah meminta untuk dibelikan es krim, lalu stik cokelat. Itu semua tidak sekali pergi, tetapi berkali-kali. Es krim habis minta stik cokelat dan sekarang habis ganti minta yogurt. Tentu saja, Zufar lelah untuk menurutinya. Lihat iklan lewat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN