Tengah Malam

1259 Kata

Menjadi seorang ibu pasti selalu merasakan hal yang sama ketika mengurus sang buah hati. Malam harinya Abizard rewel. Talitha kewalahan. Niatnya memberikan ini itu, semua ditolak. Abizard meminta pulang ke rumah. Yeah … keberadaan mereka masih di rumah Zufar. Tentu dengan titahan mamanya Zufar. “Balik, Mama!” Abizard menangis di kasur sambil sesekali memukuli mamanya. Talitha bingung harus bertindak seperti apa. Akhirnya ia menggendong Abizard. “Ssst, diem. Ini masih malem, sayangnya Mama,” bisik Talitha lirih, takut mengganggu penghuni lainnya. Talitha berjalan menuju jendela, sedikit membuka kelambu yang terpasang di sana. Hanya sedikit saja. “Liat, masih malam, Mama takut,” tuturnya. “Balik, balik!” Ketukan pintu membuat dua orang di dalamnya terdiam. Sejenak. Nyatanya, begitu Tal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN