Terungkap

1156 Kata

Reyhan berdiri, masih mendengarkan obrolan telepon dari sisi Caca. “Ya, udah. Kalau gitu besok kita ke sana bareng aja, ya,” ujar Caca. Tak lama, cewek itu memutuskan sambungan telepon. “Besok mau ke mana?” tanya Reyhan setelah Caca selesai menelepon. Cewek itu terlihat terkejut saat melihat Reyhan yang sudah berdiri di belakangnya dengan menampilkan ekspresi dingin. “Gue tanya besok mau ke mana?” “I-itu gue—” “Lo janjian pergi berdua sama Fandi?” potong Reyhan, “Bu-bukan gitu, Rey. Gue cu—” “Cuma apa? Lo anggep gue apa sih, Ca?” “Gue nggak maksud buat pergi berdua sama Fandi, Rey,” sanggah Caca. “Nggak maksud? Terus yang tadi gue denger apa? Lo mau bilang kalau gue salah denger?” cerca Reyhan diiringi kekeh sinis. “Gue cuma janjian buat pergi ke tempat bimbel punya omnya Fandi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN