Jebakan

2118 Kata

Bangunan lusuh itu menjadi objek pertama yang menyambut netra Reyhan kala ia turun dari motor dan melepas helmnya. Reyhan menyugar rambutnya ke belakang, kemudian berjalan mendekati bangunan. Ia mendorong pintu di hadapannya hingga menimbulkan bunyi yang cukup nyaring sebab pintu yang sudah terlalu tua. Saat sampai di dalam bangunan hal yang dapat Reyhan lihat hanyalah kegelapan saja. Tak ada satu pun penerangan di dalam ruangan itu. Lebih sialnya lagi Reyhan tak membawa ponsel karena sudah rusak akibat ulahnya sendiri. Dalam sekejap, tubuh Reyhan tumbang saat benda keras menghantam tengkuknya. Bersamaan dengan itu sebuah cahaya redup dari lampu di tengah ruangan tiba-tiba menyala dan membuat Reyhan menyipitkan matanya. Hal pertama yang ia lihat adalah Caca yang tak sadarkan diri dan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN