Pembunuh

1224 Kata

Dengan begitu terhuyung seakan seluruh tulang dalam tubuhku lenyap aku berjalan dan tersungkur. "Kakak!" Reva berteriak saat melihatku. "Apa yang terjadi?" "Emmeric...Dia..." Aku sudah tidak tau apakah suaraku saat ini masih ada. "Kenapa dengan Emmeric?" Reva melihatku yang sangat kacau. "Emmeric biadap! Aku akan membunuhnya!!" Tuan muda bergegas keluar mendengar jeritanku, menarik tanganku. "Reva urus Kela." Dia memerintah. Aku meronta-ronta dalam gendongannya. "Pembunuh!" Aku meneriakkan kata itu berkali-kali, tuan muda membawaku ke kamarnya dan mengunci pintu. Tuan muda menahanku di atas tempat tidur, air mataku mengalir deras bagai air sungai di musim hujan. "Tenangkan dirimu!" Tuan muda berteriak, aku masih begitu sesak. Hatiku sangat sakit mengetahui kenyataan ini. "Zolaa...

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN