Arlo memarkirkan mobilnya di area parkir khusus direktur. Ia melepaskan kacamata hitamnya lalu berjalan menuju ruang CCTV. Kedatangan Arlo membuat security yang berjaga di ruang CCTV terkejut. Ia hampir saja menumpahkan kopinya karena gugup. Siapa sangka sang direktur akan datang mengunjunginya di akhir pekan seperti ini. "Selamat siang, Tuan Arlo," sapa security itu. Arlo membaca nama security itu yang tertera pada seragamnya. "Siang, Pak Wira. Yang mana pengendali CCTV ruangan finance?" tanya Arlo. "Yang ini, Tuan," tunjuk Pak Wira dengan tangannya. "Apa semua CCTV di setiap divisi berfungsi dengan baik?" tanya Arlo sembari memperhatikan sebagian besar monitor yang tidak menyala. "Iya, Tuan. Tapi khusus di hari Sabtu dan Minggu, CCTV dimatikan untuk menghemat listrik. Kami hanya m

