Bab 17 Penawaran Gila

1250 Kata

Pak Roby menempelkan tangannya di atas dahi, pertanda bahwa ia sedang pusing tujuh keliling. Jika saja di dekatnya ada mesin teleportasi, ia akan berpindah lokasi ke hutan belantara lalu berteriak sekencang mungkin. "Moza, apa kamu terlalu buru-buru pulang sehingga lupa menyimpan cek dan giro itu? Bagaimana nanti kita bisa menukar semua kerugian perusahaan?" tanya Pak Roby menarik nafas berkali-kali. "Bapak tahu saya tidak pernah lalai menjalankan tanggungjawab saya. Saya sudah menyimpan cek dan giro dengan aman di brankas. Saya yakin ada orang yang mencurinya, Pak," jawab Moza membela diri. "Bagaimana bisa ada pencuri masuk? Sabtu dan Minggu kantor tutup. Kondisi ruang brankas juga masih terkunci rapat. Jadi sudah jelas tidak ada karyawan maupun pencuri yang memasuki ruangan finance,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN