Paginya, sesuai janji Danu pada Krista, dia menjenguk wanita itu di rumah sakit. Hari ini Danu tidak bersemangat setelah apa yang terjadi tadi malam di rumahnya. Meski begitu, dia tetap berusaha untuk tersenyum meski dengan terpaksa dia lakukan. “Pagi,” sapanya di ambang pintu. “Pagi juga,” balas Krista yang tersenyum melihat kedatang pria itu. Danu melangkah mendekat, dokter yang memeriksa keadaan Krista pagi ini pun undur diri ke luar. Setelah dokter dan perawat itu pergi, Danu menoleh pada Krista. Gadis itu tampak bahagia dengan kedatangannya. “Syukurlah kamu datang,” ucapnya. Danu meletakkan keranjang buah yang dia bawa untuk Krista di atas meja samping ranjang Krista. Kemudian pria itu duduk di hadapannya. “Apa kata dokter?” tanyanya. “Aku udah boleh pulang hari ini. tapi, dokt

