ANAK HONGLOMERAT

1731 Kata

Zya menjemput ku jam dua siang untuk bekerja. Kadang aku berharap Zya gak profesional, supaya bisa molor lebih lama di rumah. Aku keluar rumah dengan mata jelalatan ke tetangga 225. Sepertinya nggak ada kehidupan di sana. Kemana Sora dan Bias? Aku ngintip dari balik bahu Zya. "Kenapa loe ?" "Nggak." Zya menaruh kunci mobil di tanganku. "Nyetir ya sis, jangan mau enak aja." Dia berjalan masuk ke mobilku dengan anggun duduk di bangku penumpang. Aku masih melihat rumah nomor 225, berharap si kecil Bias menunjukkan batang hidungnya di teras, supaya aku bisa say hi. Jadi pengen main sama mereka lagi... "AYO!" Seharusnya Zya nggak perlu teriak sih. Aku menghela nafas dan masuk ke dalam mobil. Kami menempuh perjalanan yang tenang sampai aku teringat sesuatu tadi pagi. "Zy, Bedun baik ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN