Dosa yang Tercipta

1200 Kata

ISTRIKU BUNUH DIRI 16 "Zion, kamu akhir-akhir ini pulang malam terus, apa lagi banyak pekerjaan?" sapa Ibu ketika membukakan pintu. "Iya." "Kamu ini kenapa sih, Zion! Kamu seperti marah sama Ibu?" "Menurut Ibu?" Ibu terdiam. Kalau bukan takut durhaka aku sudah usir Ibu dari sini. Semua masalah ini Ibu biang keladinya. Tanpa kata lagi, aku melangkah menuju kamar. Anak-anak sudah tidur. Wajar saja, ini sudah jam sebelas malam. Tadi, sepulang dari kantor aku mampir ke kafe bertemu Helena seperti biasa. Si buruk rupa yang kini sudah menjadi seorang Cinderella. Ting. [Yon, kapan kita ketemu lagi? Aku masih kangen bercerita dengan kamu.] Aku tersenyum membaca pesan yang baru saja masuk dari Helena. [Aku setelah pulang kerja, selalu mampir kesana. Kalau kamu ada waktu kita bisa berbin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN