ISTRIKU BUNUH DIRI 15 Sudah sebulan aku tak bertemu Kevin dan Kenan. Rasa rindu begitu menggebu. Tapi aku tahan, jika kesana Kenji, Keyla dan Khalisa, pasti akan pulang dengan wajah ditekuk. Pulang kerja aku memberanikan diri mampir kerumah Mas Nathan. Rumah itu tampak sepi. Apa Mas Nathan dan Mbak Sinta masih dirumah sakit. Tapi, bukankah Mbak Sinta sudah resign? Ini hari pertama dalam Minggu ini, seharusnya jam segini mereka sudah pulang. Tapi, dari seberang jalan aku melihat lampu teras masih menyala, sesore ini rumah itu sudah menyalakan lampu. "Mau kemana, Pak?" Seorang security menghampiri. Mungkin mengira aku sedang memata-matai rumah Mas Nathan. "Saya mau kerumah dokter Nathan. Tapi, kok sepertinya sepi ya, Pak?" "Oooh, dokter Nathan sedang keluar negeri. Ke Singapura kalau g

