Sawah?

1638 Kata

Aku benar-benar syok dengan kenyataan ini. Lidahku terkelu saat hendak meluahkan argumen. Karena aku sangat yakin, dalam situasi seperti ini takkan mudah suamiku menerima apa pun penjelasan yang kusampaikan. Siapa sebenarnya dalang di balik semua ini? Aku masih saja menerka-nerka dengan perasaan berkecamuk. Bola mataku melebar saat prasangka itu semakin mengerucut pada seseorang. Atau jangan-jangan ... Farel sengaja menjebakku? Kalau memang iya, picik sekali kau, Farel! Napasku menderu menahan rasa kesal dan kecewa pada lelaki yang aku kira benar-benar tulus meminta maaf padaku. Namun, nyatanya tidak. Dia hanya sedang bersandiwara. Mencuri simpati, lantas menjadikan rasa simpatiku untuk menghancurkanku. Benar-benar keterlaluan! Meski kelihatannya sulit, tapi tak seharusnya aku diam men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN