Aku seperti nya terpaksa akan mengabari Aga, bahwa Yusuf saat ini memang sedang dikerumuni orang-orang. Bapak dan ibuku baru saja datang dari rumah Yusuf untuk membesuknya. Dan ternyata memang benar, bahwa Yusuf sekarang sedang dikerumuni, sedang diajikan. "Ya Allah ujian seberat inikah yang engkau berikan kepada kami. Aku percaya bahwa walaupun memang benar ini adalah akan menjadi akhir pada perjuangan kami, maka jadikanlah akhir yang diridhai engkau." doaku setelah mengambil wudhu dan bersiap akan menuju rumah Yusuf. Sesampainya di sana aku langsung tersungkur dan menangis tersedu melihat sahabatku sudah tergeletak serta kelilingi oleh banyak orang. Pikiranku sudah ke sana kemari. Seperti ingin marah, seperti tidak menerima semua ujian ini. Tapi apalah daya, ini semua keputusan yang ma

