Rinjani bergeming di dalam air. Tidak melakukan pergerakan atau sekedar menyelami air laut dengan kemampuan berenang yang ia miliki sejak kecil. Perempuan itu menghembuskan nafasnya didalam air, menghasilkan gelembung-gelembung udara. Sejenak, Rinjani membiarkan matanya terpejam. Seperti biasa, air selalu menjadi pelariannya. Ia ingat bagaimana saat Mama pergi, ia berendam di bak mandi seharian hingga seluruh telapak tangan dan kakinya memutih. Karena dinginnya air, membuat pikirannya ikut mendingin. Sekitar lima menit, Rinjani membiarkan tubuhnya mengapung di kedalaman laut. Disini, ia tidak bisa mendengar apapun. Kecuali suara khas seperti saat ia berenang didalam kolam. Semuanya menenangkan dan ia merasa sedikit tenang, hingga perlahan-lahan emosinya terangkat. Rinjani ingin mengapun

