Seminggu Kemudian..... Tenda-tenda disusun rapi, membentuk barisan setengah lingkarang yang menghadap ke arah barat. Menjelang sore, seluruh siswa berkumpul didekat tumpukan kayu kering yang akan membentuk api unggun, sekitar lima belas menit lagi matahari akan turun. Bola api itu seolah akan jatuh ke laut. Lalu kemudian, cahayanya pudar digantikan dengan warna biru gelap bercampur sedikit palet oranye. Acara kemping angkatan ini memang nggak begitu formal. Hanya ada dua wali kelas sebagai pengawas dan beberapa panitia untuk membantu terlaksanannya acara. Sekitar pukul sembilan malam, api unggun dinyalakan. Seluruh siswa mengisinya dengan permainan klasik, seperti game ala pramuka, nyanyian-nyanyian yang membawa sensasi riang dan stand up comedy abal-abal yang menyita tawa garing. Are

