21. Anak Kepala Sekolah

1228 Kata

Raira menjatuhkan pulpennya tanpa sengaja, dengan cepat ia mengambilnya kembali. Ia menatap kesekian orang yang terlihat akrab dengan yang lainnya, tapi kenapa tidak dengan dirinya. Raira menghembuskan nafas kasarnya, jika sedang seperti ini ia teringat dengan Aldo, entah kenapa Aldo seperti nyata baginya, entah kenapa karna Aldo ia mempercayai bahwa ia sekarang sedang bermimpi. Apakah mungkin? Jika benar kenapa ia terus disini? Ia membuka buku pelajaran, ia berusaha pokus ke buku itu. Ia membaca isi di dalam buku itu dengan teliti dan bahkan ia menghapalnya. Ia bisa menghapalnya dengan mudah. Raira menoleh kekanan, teman sebangkunya tidak mau berinteraksi. Dia hanya belajar, belajar dan belajar, matanya menyipit karena terlalu banyak berhubungan dengan buku. Raira berdehem, agar dia ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN