20. Keanehan

1095 Kata

Suara alarm membangunkan tidurnya, Reira mematikan alarm dan menyalakan lampu kamarnya. Ia melihat sesekelilingnya, masih sama dengan yang kemarin. Hatinya bertanya-tanya kenapa dirinya tidak bertemu dengan dunianya, apa memang benar dunia ini yang nyata dan dunia yang selama ini ia anggap nyata ternyata palsu. Ia berdecih, hidupnya memang sangat aneh. 30 menit kemudian, ia sudah siap dengan seragam sekolahnya. Ia keluar dari kamarnya dan menuju meja makan. "Selamat pagi semua," sapa Reira ketika sudah sampai di meja makan. Reira mengecup singkat pipi Aksya dan Rey, hanya mereka tidak dengan Deva. Dion sudah berangkat ke Amsterdam kemarin pagi. Reira duduk dengan canggung, rasanya tidak enak hati ia mencium Aksya dan Rey sementara Deva tidak. Reira mencium pipi kiri Deva, membuat Deva

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN