Raira, oh tidak dia masih menganggap dirinya sebagai Reira, dia mengerjap-ngerjapkan matanya belum menyadari kalau dirinya masih berada di rumah Bhatia. Reira bangun dari tempat tidur dengan mata tertutup, tumben sekali Leona tidak membangunkannya, ia hari ini tidur cukup puas tidak sebentar tapi kali ini cukup lama malahan sangat lama. Reira mengacak-ngacak rambutnya, sudah terbiasa kalau ia bangun tidur, ia selalu saja mengacak-ngacak rambutnya sendiri. "Ona! Ona! Mami! Papi!" teriak Reira belum sempat membuka matanya. Reira menguap, suara pintu kamar terbuka. "Oh, Ara kamu udah bangun sayang?" tanya seseorang yang baru saja datang. Suara itu? Suara itu kenapa ada disini? Ia membuka matanya dengan cepat, ia menoleh kesegala arah, ternyata dirinya masih terjebak di dunia mimpinya.

