Sudah ada dua minggu lamanya, akhirnya Fatih sudah bangun dari tidur panjangnya dua hari yang lalu. Tidak hanya itu, sebelum koma, Fatih membutuhkan donor darah dan tentunya Aswat dengan senang hati memberikan darahnya pada sang putra, seberapa banyak yang dibutuhkan. Aswat sangat lega saat mengetahui kalau dua hari ini putranya sudah membuka mata lagi, sekaligus ke khawatirannya sudah menghilang, kini hanya perlu menunggu kesembuhan putranya dan dia akan merasa tenang dan tidak ada rasa cemas saat melihat putranya yang terbaring tak berdaya di atas ranjang pesakitan. Aswat mengetuk pintu ruang inap Fatih, lima hari ini dia melakukan hal itu. Sebab di saat Fatih masih dalam keadaan koma, dia sempat memergoki Pras dan Dewi sedang bermesraan di dalam sana. Bisa di bilang dua orang itu tida

