Tidak ada yang terjadi tanpa alasan, bagai kemelut yang tidak berkesudahan, hidup akan terus berjalan, meski kerikil sering membuat kita terjatuh. Setiap orang memiliki porsi yang seimbang antar kebahagiaan dengan penderitaan. Akan ada titik di mana kita berada di hadapan banyak masalah. Namun, akan ada juga saat di mana kita sampai di titik penuh cahaya dan kegembiraan. Begitu pula yang Anggreni alami, dia mendapatkan kesempurnaan hidup, lalu diberi kesedihan yang seimbang. Tidak ada yang pernah menduga kalau Anggreni akan mengidap penyakit yang membuatnya tidak bisa beraktivitas normal seperti orang lain. Di saat bersamaan juga Anggreni dikaruniai seorang pria hebat yang menerima dia apa adanya. Anggreni terkadang merasa lelah harus terus menerus melakukan dialisis, lalu merasakan saki

