Flo merasa ingin mencari tahu ada apa dengan Bima. Satu-satunya yang bisa dia tanya tentu saja saudaranya. Beruntungnya mobil Amanda masih ada di parkiran. Flo bergegas lari ke arah mobil Amanda dan mengetuk kacanya agak keras hingga gadis yang sedang mengetik pesan itu terkaget. “Flo,” serunya sambil mengernyitkan dahi. Sahabatnya itu langsung masuk ke dalam mobil Amanda. “Gue baru aja lihat sepupu lo keluar dari sini. Gue curiga kayaknya semalam dia tidur di sini deh, Nda. Lo yakin nggak tahu tempat di mana biasa dia datengin atau lokasi khusus favorit dia saat dia lagi kalut gini apa?” Amanda membiarkan Flo bicara panjang lebar sampai kemudian disentuhnya tangan Flo. “Tarik napas, Flo. Tarik napas, tenangin diri, oka?!” ucap Amanda lembut. Diikutinya instruksi Amanda tersebut. Se

