Hanan's pov Pagi ini aku berangkat ke kantor tergesa-gesa, saat aku berjalan ke arah pintu terlihat Khalisa yang masih tertidur di atas sajadah menggunakan mukena membuatku tertawa lucu. Wanita itu sangat lugu aku heran kenapa suaminya dulu mencampakkan wanita segemas itu. Aku berjalan mendekatinya dan menggendongnya ke atas ranjang. Saat aku hendak pergi tiba-tiba kedua tangannya meraih tanganku dan aku kaget hingga wajahku hampir menyentuh wajahnya. Aku terdiam dua menit kemudian ia melepaskan tanganku dan berbalik, aku merasa jika aku saat ini tak bisa menguasai diriku. Bayangkan saja berhari aku bersamanya dalam satu kamar, sebagai laki-laki normal aku merasa jika itu adalah tantangan terberatku, ah ... manis sekali istriku ini. Aku pergi meninggalkannya, hari ini mungkin aku akan

