"Aunty! Hole ada aunty!" pekik Kayla kegirangan begitu melihat Alina membukakan pintu. Anak kecil itu langsung melompat ke gendongan Alina, beruntung gadis yang sejak kecil ikut karate sebagai olahraga favorit langsung sigap menangkap tubuh Kayla. Di belakang Kayla ada pengasuhnya juga Indah dengan tatapan tajam penuh tanda tanya yang langsung mengarah pada Alina. "Mampus deh, nyonya besar ngeliatinnya udah seperti macan lapar mau nelen orang gitu," batin Alina sambil menggeser tubuhnya untuk memberi akses masuk Indah juga pengasuh Kayla. "Apa yang kamu lakukan di sini pagi-pagi begini?" tanya Indah dengan nada tinggi, matanya menyipit curiga. "Saya hanya—" "Kamu membukakan pintu untukku di apartemen putraku! Apa maksudnya ini?! Jangan bilang kau menginap di sini?" Pertanyaan it

